Tahun ini, Inti Bangun Sejahtera Siap Akuisisi 100 Menara

NERACA

Jakarta– Emiten penyedia menara telekomunikasi, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) berencana menambah sekitar 100 menara lagi hingga akhir tahun. Sementara sumber pendaaannya, perseroan berencana akan menggunakan dana dari hasil IPO.

Direktur Inti Bangun Sejahtera Stefanus Sudyatmiko mengatakan, pihaknya berencana menambah 100 menara lagi dari saat ini merana yang dimiliki perseroan sebanyak 2.000 menara, “Penambahan menara ini bisa dengan akuisisi ataupun membangun baru, “katanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Perseroan akan menggunakan 85% dari dana penawaran umum saham perdana (IPO) untuk belanja modal (capital expenditure/capex) sedangkan sisanya untuk modal kerja. Melalui IPO, perusahaan penyedia menara telekomunikasi ini meraup dana Rp154,24 miliar.

Selain itu, pada tahun ini juga perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp400 miliar atau meningkat sekitar 400% dibandingkan akhir tahun lalu. Sementara itu, laba sebelum pajak dan amortisasi (EBITDA) ditargetkan mencapai Rp300 miliar pada akhir tahun, naik 6 kali lipat dibandingkan akhir tahun lalu sebesar Rp50 miliar. “Per semester I tahun ini pendapatan kami sudah mencapai Rp200 miliar sedangkan EBITDA sebesar Rp180 miliar,” kata Stefanus.

Asal tahu saja, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) pada perdagangan perdananya Jum’at akhir pekan lalu dibuka mengalami kenaikan Rp 500 atau naik 50% dari harga pelaksanaan Rp 1.000 per lembar. Pada lima menit pertama saham Inti Bangun berada di kisaran Rp 1.000 per lembar. Saham perseroan telah ditransaksikan sebanyak 333 lot dengan total volume Rp 249,7 miliar.

Inti Bangun Sejahtera Tbk menawarkan saham perdana sebanyak 1,028 juta lembar atau sekitar 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Perseroan menargetkan perolehan dana maksimal sebesar Rp 154,247 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Sinarmas Sekuritas dan PT OSK Nusadana Securities. (bani)

BERITA TERKAIT

Barito Targetkan Akuisisi Star Energy di 2018 - Siapkan Dana US$ 800 Juta

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama tahun 2018, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menargetkan akuisisi Star Energy Group bisa rampung.…

Strategi TRAM Merambah Bisnis Tambang - Lewat Serangkaian Akuisisi

NERACA Jakarta - Perusahaan jasa pelayaran dan penyelenggaraan angkutan laut PT Trada Maritime Tbk (TRAM) mengubah bisnis utamanya ke sektor…

Askrindo Syariah Siap Lebarkan Sayap

Askrindo Syariah Siap Lebarkan Sayap NERACA Jakarta - Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS LB)  PT Jaminan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sidang Dugaan Monopoli Aqua - Saksi Ahli : Praktik Monopoli Mutlak Dilarang

Dari sidang lanjutan atas dugaan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat yang dilakukan PT Tirta Investama dan PT Balina …

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - KAI Tawarkan Kupon Bunga Hingga 8%

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnisnya dan termasuk peremajaan armada, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi I…

Laba Bersih Hartadinata Tumbuh 28,4%

NERACA Jakarta – Sepanjang kuartal tiga 2017, PT Hartadinata Abadi Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 95 miliar atau naik…