FSO Blok Cepu Akan Tampung Minyak 1,7 Juta Barel

NERACA

Jakarta - Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu merupakan proyek yang diharapkan bisa meningkatkan produksi minyak nasional, karena memiliki cadangan minyak terbesar yang masih belum tereksploitasi sekitar 450 juta barel. Kapal Floating Storage and Offloading (FSO) yang akan digunakan sebagai fasilitas penampung minyak proyek Banyu Urip, diperkirakan selesai Januari 2014. Saat ini, kapal sedang dikonversi di Sembawang Shipyard, Singapura.

Kapal double Hull VLCC (Very Large Crude Carrier) buatan tahun 1993 tersebut sebelumnya adalah kapal perdagangan berbendera Yunani dengan nama MT Chios. Kapal itu termasuk klasifikasi sangat besar. Panjangnya 327 meter dan memiliki bobot mati 320.000 ton dengan kapasitas penyimpanan 1,7 juta barel. “Kapal harus selesai tepat waktu agar produksi penuh proyek Banyu Urip tetap sesuai target,” kata Deputi Pengendalian Operasi Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi BPMigas Gde Pradnyana melalui keterangan tertulis yang diterima Neraca, Jumat (31/8).

Produksi minyak Banyu Urip berada di kisaran 24.000 barel per hari. Angka ini diharapkan akan mencapai 165.000 barel per hari saat fasilitas pengembangan penuh selesai dibangun pada pertengahan 2014. Gde mengingatkan, penyelesaian pekerjaan harus memerhatikan kualitas dan efisiensi biaya, serta standar keselamatan yang tinggi. Dalam pelaksanaan konversi juga perlu dioptimalkan keterlibatan kapasitas nasional, termasuk pergantian kepemilikan kapal menjadi berbendera Indonesia.

Lima Kontrak

Pembangunan fasilitas produksi penuh lapangan Banyu Urip merupakan pekerjaan besar dengan kompleksitas yang tinggi. Pekerjaan ini dibagi ke dalam lima kontrak engineering, procurement, and construction (EPC). Kapal FSO termasuk kontrak EPC 4. Gde menjelaskan, Proyek Banyu Urip menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Awal pekan ini, juga telah diresmikan pembangunan EPC 2, yakni jalur pipa darat berdiameter 20 inch sepanjang 72 km.

Selain itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro telah mengeluarkan seluruh ijin prinsip untuk pembangunan fasilitas proses produksi atau EPC 1, dan fasilitas infrastruktur yang termasuk dalam EPC 5. Yang masih belum terselesaikan, lanjut dia, terkait keterlibatan komponen lokal daerah, khususnya untuk lingkup pekerjaan di EPC 1.

BPMigas telah berkomitmen proyek tersebut mesti dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Bojonegoro. Di sisi lain, standar industri hulu migas yang cukup tinggi harus tetap terpenuhi. “Kami mendorong agar Pemda, kontraktor, dan MCL secara intensif berkomunikasi untuk mencari solusi,” kata Gde. Dia mengungkapkan, proyek Banyu Urip perlu mendapatkan perhatian secara khusus. Untuk itulah maka BPMigas telah membentuk tim tersendiri yang disebut Wasdal (Pengawas dan Pengendali) proyek Banyu Urip.

BERITA TERKAIT

Pansel Capim KPK Akan Cari Kandidat dari Daerah

Pansel Capim KPK Akan Cari Kandidat dari Daerah NERACA  Jakarta - Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi…

BI akan Melakukan Penyesuaian Kebijakan Moneter

    NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai Bank Indonesia (BI) akan melakukan penyesuaian kebijakan moneter…

Pansel Capim KPK Akan Temui Pimpinan Lembaga Penegak Hukum

Pansel Capim KPK Akan Temui Pimpinan Lembaga Penegak Hukum NERACA Jakarta - Panitia seleksi calon pimpinan (Pansel Capim) KPK akan…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Akuakultur - Penerapan Prinsip Berkelanjutan di Budidaya Tilapia Diapresiasi

NERACA Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengapresiasi komitmen penerapan budidaya berkelanjutan dalam meningkatkan produksi ikan nila nasional oleh…

Dunia Usaha - Revitalisasi Pabrik Gula Harus Didukung Inovasi Teknologi

NERACA Jakarta – Revitalisasi pabrik gula di Indonesia harus didukung adanya inovasi dalam teknologi. Pemerintah perlu membangun dan mengembangkan ekosistem…

Dunia Usaha - Pemerintah Akselerasi Pembangunan Kawasan Industri Halal

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus mengakselerasi pembangunan kawasan industri halal di dalam negeri. Kawasan industri halal merupakan sebagian atau…