Ada Harapan untuk Penderita Kanker Payudara

NERACA

Kabar gembira untuk penderita kanker payudara, kini pasien yang menerima pengobatan dengan trastuzumab emtansine bertahan hidup lebih lama secara signifikan dibandingkan dengan pasien yang menerima pengobatan standar untuk kanker payudara stadium lanjut yang bersifat agresif, ungkap Chief Medical Officer and Head, Global Product Development, Hal Barron, M.D.

“Kami yakin bahwa gabungan antibodi dan obat memiliki potensi untuk mengubah pengobatan kanker di masa depan, dan kami berharap dapat bekerja sama dengan badan otoritas regulasi global agar dapat menemukan pengobatan yang berpotensi lainnya bagi penderita kanker payudara metastatik dengan status Human Epidermal-growth factor Receptor-2 (HER2) positif,” tuturnya.

Pengobatan ini sudah diteliti oleh perusahaan obat Roche tersebut adalah EMILIA fase III. Di mana dalam penelitian tersebut terdapat peningkatan peluang ketahanan hidup pasien secara signifikan dengan terapi trastuzumab emtansine.

Trastuzumab emtansine adalah gabungan antibodi dan obat (antibody-drug conjugate, ADC). Gabungan ADC trastuzumab emtansine terdiri dari antibody trastuzumab dan kemoterapi DM1 menggunakan penghubung yang stabil.

Pengobatan trastuzumab emtansine dirancang untuk menyerang dan menghambat sinyal HER-2 dan meneruskan kemoterapi langsung ke dalam sel kanker dengan status HER2 positif. Roche sudah melakukan penelitian pada HER-2 sejak tiga puluh tahun yang lalu.

Dalam penelitian ini di temukan penderita kanker dapat bertahan hidup lebih lama, ini melampaui penelitian sebelumnya yang sudah ditentukan menunjukkan bahwa trastuzumab emtansine dapat memperpanjang hidup pasien kanker payudara metastatik dengan status HER-2 positif. Dalam penelitian sebelumnya adanya perpaduan dengan penelitian ini bisah terlihat dari kombinasi antara lapatinib dan capacitabine, tuturnya.

Analisa sementara yang sudah disampaikan sebelumnya menunjukkan kecenderungan peningkatan peluang ketahanan hidup pasien secara menyeluruh bagi yang menerima trastuzumab emtansine dibandingkan dengan pasien yang menerima lapatinib dan capecitabine. Namun, analisa temuan ini belum dinilai signifikan secara statistik pada saat itu.

Tentang kanker payudara

Kanker payudara adalah jenis kanker yang paling sering ditemukan diantara perempuan di seluruh dunia. Setiap tahunnya, terdapat 1.4 juta orang didiagnosa dokter mengalami kanker payudara, di mana 450 ribu perempuan meninggal setiap akibat kanker payudara.

Pada kasus kanker payudara dengan status HER2 positif, meningkatnya jumlah HER2 pada permukaan sel tumor disebut sebagai overekspresi HER2. Hal ini dialami 15%-20% dari perempuan yang mengalami kanker payudara dimana kondisi tumor disebut dengan status HER2 . Kanker payudara dengan status HER2 positif merupakan jenis kanker payudara yang bersifat agresif.

BERITA TERKAIT

KKP Realisasikan Asuransi Untuk Pembudidaya Ikan Kecil - Akuakultur

NERACA Jakarta- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merealisasikan program Asuransi Perikanan bagi pembudidaya ikan kecil. Program tersebut merupakan kerjasama antara…

Merefleksikan Semangat Natal untuk Indonesia Damai & Bermartabat

  Oleh: Faturahman Dewantara, Pemerhati Masalah Sosial, aktif di Lembaga Kajian Ketahanan Sipil   Seolah telah menjadi tradisi bahwa setiap…

IIF Dapat Kucuran Rp1 triliun dari JICA - Untuk Bangun Infrastruktur

    NERACA   Jakarta - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menandatangani perjanjian pinjaman sebesar ¥ 8.000.000.000 atau sekitar Rp…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Calon Ibu Tak Boleh Kurus, Ini Alasannya

Bagi kaum hawa yang telah menikah dan berkeinginan memiliki keturunan, sebaiknya perhatikan berat badannya. Ahli kesehatan mengingatkan para calon ibu…

Kemenkes Lakukan Imunisasi Difteri Serentak di DKI Jakarta

Kementerian Kesehatan akan melakukan imunisasi difteri serentak di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten."Tahap pertama di tiga provinsi karena prioritas…

Cara Praktis Hilangkan Lemak di Perut

Bagi sebagian orang, lemak pada bagian perut sangat sulit untuk dihilangkan. Banyak juga yang menyepelekannya, padahal lemak di bagian perut…