MYOH Kuras Dana Rp 601,66 Miliar Untuk Akuisisi

PT Samindo Resources Tbk (MYOH) akan mengambil alih saham PT Trasindo Murni Perkasa, PT Mintec Abadi dan PT Samindo Utama Kaltim senilai Rp601,66 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (29/8).

Disebutkan, transaksi pengambilalihan saham tersebut merupakan transaksi material dan terafiliasi. Hal itu dikarenakan ekuitas perseroan sebesar Rp179,25 miliar pada 31 Desember 2011 sementara transaksi akuisisi mencapai Rp601,66 miliar. Nilai transaksi tersebut 335,64% dari ekuitas perseroan.

Oleh karena itu perseroan wajib memperoleh persetujuan pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Rencananya perseroan melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 27 September 2012.

Perseroan juga akan melakukan penerbitan saham dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HEMTD)/rights issue untuk mendanai akuisisi tersebut. Untuk melakukan rights issue dengan HMETD tersebut, perseroan akan menggelar RUPSLB pada 31 Desember 2012. Bila rights issue dengan HMETD gagal dilakukan paling lambat enam bulan setelah tanggal perjanjian juali beli saham ketiga perusahaan tersebut, maka perseroan akan mencari sumber pembiayaan dari perbankan dan institusi keuangan lainnya.

Adapun tujuan transaksi tersebut untuk menciptakan operasi pertambangan yang baik beserta sistem manajemen dan menjamin sarana jasa pertambangan yang lengkap bersaing dengan cadangan yang berkesinambungan. Sehingga dengan rencana transaksi ini perseroan mengharapkan dapat menjadi perusahaan jasa pertambangan yang komprehensif dan memiliki jasa pertambangan yang lengkap. (bani)

BERITA TERKAIT

Blended Finance Dikaji untuk Biayai Infrastruktur

  NEACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah tengah mengkaji skema "blended finance" agar…

KSPPS/USPPS Bisa Kelola Dana Zakat dan Wakaf

KSPPS/USPPS Bisa Kelola Dana Zakat dan Wakaf NERACA Bogor - Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) dan Unit Simpan Pinjam…

SiLPA Mencapai Rp600 Miliar Lebih - Piutang Tagihan PAD Depok Naik Rp442,9 M

SiLPA Mencapai Rp600 Miliar Lebih Piutang Tagihan PAD Depok Naik Rp442,9 M NERACA Depok - ‎Kondisi format APBD Kota Depok…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - KAI Tawarkan Kupon Bunga Hingga 8%

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnisnya dan termasuk peremajaan armada, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi I…

Laba Bersih Hartadinata Tumbuh 28,4%

NERACA Jakarta – Sepanjang kuartal tiga 2017, PT Hartadinata Abadi Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 95 miliar atau naik…

KPEI Sosialisasikan Kualitas Agunan

Demi meningkatkan kehatian-hatian transaksi, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) menyelenggarakan sosialisasi kepada para anggota kliring mengenai peningkatan kualitas agunan.…