Kopi Indonesia Makin Diminati Wisatawan Asing - Jadi Produsen Ketiga Terbesar di Dunia

NERACA

Jakarta - Kopi menjadi salah satu produk unggulan industri perkebunan Indonesia di dunia. Selain terkenal dengan cita rasa dan aromanya, penyajian kopi di Indonesia juga unik. Itulah sebabnya tidak ada alasan bagi Indonesia untuk tidak memajukan kopi. Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Sapta Nirwandar, di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, Indonesia merupakan produsen kopi terbesar ketiga di dunia setelah Brasil dan Kolombia. Selain itu, potensi kopi Indonesia juga luas karena berasal dari beragam daerah. "Kopi terbaik Indonesia berasal dari 14 provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua. Karena itu, tidak ada alasan untuk tidak memajukan kopi," tandasnya.

Luas areal perkebunan kopi di Indonesia, menurut data Indonesian Coffee Festival (ICF) mencapai 1,3 juta hektare, yang tersebar di Aceh, Sumut, Lampung, Jabar, Jateng, Bali, NTT, Sulsel, hingga Papua. Sebagian perkebunan kopi tersebut telah dikembangkan sebagai agrowisata kopi yang banyak diminati wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman).

Untuk jumlah kebutuhan kopi di Indonesia diperkirakan mencapai 121.107 ton per tahun yang dipasok dari sentra produsen kopi di berbagai wilayah tanah air. Sementara, ada sekitar 100 miliar cangkir atau sekitar 165,9 ton kopi diseduh setiap hari di seluruh dunia.

Selain sebagai penghasil kopi terbesar, Sapta mengatakan, yang menjadikan kopi Indonesia dikenal di dunia, keunikan cara penyajiannya, seperti kopi Tubruk dan kopi Luwak bisa menjadi brand yang bisa dikedepankan Indonesia di mata dunia. Hal tersebut, menurut dia dapat menjadi salah satu pendorong pertumbuhan industri perkebunan Indonesia.

"Keunikan itu menjadi kebanggaan Indonesia di mata dunia. Untuk ini kita harus gencar mempromosikan termasuk mempopulerkan branding kopi Indonesia seperti ‘kopi Luwak’ dan ‘kopi Tubruk’ agar lebih dikenal masyarakat dunia," jelas Sapta.

Kiblat Kopi Dunia

Kemenparekraf akan menggelar Festival Kopi Indonesia (Indonesian Coffee Festival/ICF) di Ubud Bali pada 15-16 September 2012. Festival tersebut diselenggarakan untuk kedua kalinya, dan bekerjasama dengan Pemkab Gianyar, Kerajaan Ubud, Asosiasi Kopi Spesial Indonesia, Komunitas Kopi, dan Blogger Kopi.

Penyelenggaraan ICF tahun ini, kopi Indonesia diharapkan bisa menjadi kiblat kopi dunia serta memposisikan agrowisata kopi sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan sekaligus mengembangkan kuliner kopi sebagai life style yang menjadi bagian dari ekonomi kreatif.

"Melalui ajang Festival Kopi Indonesia ini produk kopi unggulan yang dihasilkan Indonesia diharapkan lebih dikenal masyarakat luas sekaligus dapat menjalin hubungan simbiosis mutualisme dari hulu hingga hilir antara petani, pedagang, produsen dan eksportir kopi dalam dan luar negeri," paparnya.

Rencananya, dalam perhelatan bertajuk Indonesian Coffee Festival (ICF), pihak Kemenparekraf juga akan menyelenggarakan bazaar, barista workshop, dan kunjungan ke perkebunan kopi.

BERITA TERKAIT

CISFED: Demokrasi Aksesoris Ancaman Bagi Indonesia

CISFED: Demokrasi Aksesoris Ancaman Bagi Indonesia NERACA Jakarta - Secara umum praktik demokrasi yang berjalan saat ini sekadar demokrasi aksesoris…

Indonesia Dinilai Tak Alami Bubble Sektor Properti

      NERACA   Jakarta - CEO dan pendiri perusahaan pengembang Crown Group, Iwan Sunito, mengatakan, Indonesia tidak mengalami…

Presiden Ketiga RI - Isi Kemerdekaan Dengan Karya Nyata

Bacharuddin Jusuf Habibie  Presiden Ketiga RI Isi Kemerdekaan Dengan Karya Nyata Jakarta - Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie mengatakan…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Jelang 60 Tahun RI-Jepang - Menperin Pacu Kolaborasi Pengembangan Sektor Industri

NERACA Jakarta – Hampir enam dekade, Indonesia dan Jepang menjadi mitra strategis dalam upaya pembangunan ekonomi kedua negara. Oleh karena…

Produksi Lele Bioflok Sokong Suplai Pangan Berbasis Ikan

NERACA Sleman- Menteri Kelautan dan Perikanan yang diwakili Sekjen KKP, Rifky E Hardijanto melakukan panen perdana budidaya lele sisitem bioflok…

Industri Transportasi - Revolusi Media Digital Untuk Layanan Kereta Api

NERACA Jakarta - Saat ini DKI Jakarta dan sekitarnya sedang menggalakkan pembangunan infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan transportasi umum di dalam…