Waskita Karya Targetkan Dana Rp 1 triliun - Lepas 35% Saham Ke Publik

NERACA

Jakarta – Rencana PT Waskita Karya go public sudah menghasilkan penjamin emisi. Dimana perseroan telah menunjuk tiga BUMN sekuritas sebagai penjamin pelaksana initial public offering (IPO), yakni PT Danareksa Sekuritas, Mandiri Sekuritas dan Bahana Securities.

Direktur Utama Waskita Karya M.Choliq menagatakan, porsi saham yang akan dilepas perseroan pada saat IPO sekira 35% dengan target dana segar antara Rp900 miliar-Rp1 triliun, “Dana hasil IPO akan digunakan perseroan untuk memperbaiki kinerja keuangan, terutama meningkatkan permodalan usaha perseroan,"katanya di Jakarta, kemarin

Perseroan pun optimistis penawaran umum saham perdana (IPO) masih bisa direalisasikan sesuai dengan rencana pada November 2012. Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mahmuddin Yasin pun menilai Waskita lebih siap untuk menggelar IPO daripada PT Pegadaian. "Karena Waskita sudah mendapatkan persetujuan dari DPR, bisa jadi Waskita dulu yang IPO," ujarnya.

Asal tahu saja, selain menunjuk lembaga-lembaga penunjang penawaran saham perdana, Waskita Karya juga akan membentuk tim IPO yang terdiri atas Kementerian Keuangan selaku pemegang saham Waskita, Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang saham dan Waskita.

Nantinya tim juga akan menunjuk penasihat keuangan, kantor jasa penilai public, notaries, biro adiminstrasi efek hingga konsultan hukum IPO. Oleh karena itu, kini persiapan IPO tengah dilakukan secara matang agar membuahkan hasil yang maksimal.

Sebagaimana diketahui, perseroan menargetkan akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada kuartal IV/2012 dengan jumlah saham yang akan dilepas berkisar 30-35%. Target perolehan dana yang akan diperoleh perseroan berkisar Rp750 miliar-Rp900 miliar. "Publik ekspose akan digelar pada September-Oktober 2012. IPO dilaksanakan dengan menggunakan laporan keuangan periode Juni 2012,"ujarnya.

Dana hasil IPO sendiri akan digunakan untuk memperkuat ekuitas dan struktur modal perusahaan serta untuk melunasi utang kepada PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) perusahaan yang melakukan restrukturisasi Waskita.

Pada 2012 total proyek perseroan diperkirakan mencapai Rp17 triliun dengan target proyek baru berkisar Rp11 triliun-Rp12 triliun. Pada saat yang bersamaan Waskita menargetkan pendapatan di atas Rp9 triliun naik dari realisasi pendapatan 2011 sekitar Rp7,3 triliun, sedangkan laba diproyeksikan Rp250 miliar melonjak dari sebelumnya sekitar Rp173 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

BTPN Syariah Bakal Lepas Saham 10% - Gelar IPO di Kuartal Tiga 2018

NERACA Jakarta – Perkuat likuiditas dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT BTPN Syariah dalam waktu bakal melakukan penawaran saham perdana alias…

Waskita Jamin Proyek Strategis Sesuai Jadwal

NERACA Jakarta - PT Waskita Karya (Persero) Tbk optimistis seluruh proyek strategis nasional yang sedang dikerjakan oleh perseroan dapat diselesaikan…

DMAS Targetkan Penjualan Rp 1,25 Triliun

Emiten pengembang kawasan industri, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mematok target marketing sales tahun ini sebesar Rp 1,25 triliun. Direktur…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Presdir Hero Supermarket Mengundurkan Diri

Presiden Direktur Stephane Deutsch PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mengundurkan diri. Pengumuman pengunduran diri tersebut disampaikan HERO dalam siaran persnya…

Tunas Baru Lampung Rilis Obligasi Rp 1 Triliun

Lunasi utang, PT Tunas Baru Lampung (TBLA) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I Tunas Baru Lampung tahap I tahun 2018 dengan…

Jakarta Garden City Raih PMSEA 2018

NERACA Jakarta -- Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City (JGC) seluas 370 hektar, yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses,…