Bahana Tanamkan Investasi Rp 5 Miliar Untuk IT - Penjualan Reksa Dana Lewat Online

NERACA

Jakarta – Memanfaatkan kemajuan teknologi, PT Bahana TCW Invesment Management berencana menjual reksa dana melalui online dan diharapkan dengan cara ini bisa meningkatkan jumlah investor resksa dana.

Direktur Utama PT Bahana TCW Invesment Management Edward Lubis mengatakan, pihaknya mempersiapkan infrastruktur penjualan reksa dana lewat online, “Dengan penjualan reksa dana lewat online diharapkan bisa meningkatkan jumlah investor dan transaksi harian, “katanya di Jakarta kemarin.

Untuk penjualan reksa dana melalui online, perseroan mengganggarkan dana investasi sekitar Rp5 miliar. Menurutnya, budget investasi sekitar Rp5 miliar dinilai tidak besar untuk tahap awal. Pasalnya, investasi mahal ada di software.

Edward menambahkan, penjualan reksa dana lewat online juga mendukung nilai dana kelolaan reksa dana. Kemungkinan pihaknya dapat meluncurkan penawaran reksa dana lewat online pada akhir kuartal keempat 2012.

Rilis Produk Baru

Sebagaimana diketahui, perseroan akan mengeluarkan dua reksa dana terproteksi paling lambat kuartal keempat 2012. Kata Edward Lubis, pihaknya sedang memproses untuk menerbitkan dua reksa dana terproteksi pada semester kedua 2012. Pihaknya menargetkan dana kelolaan reksa dana terproteksi baru tersebut masing-masing sebesar Rp100 miliar-Rp200 miliar pada 2012.

Adapun underlying reksa dana terproteksi tersebut menggunakan obligasi korporasi yang baru diterbitkan. "Kami akan menggunakan obligasi korporasi baru yang diterbitkan. Kalau mencari obligasi secondary agak susah," ungkapya.

Lebih lanjut dia menuturkan, reksa dana terproteksi tersebut diharapkan dapat diluncurkan paling lambat awal Oktober 2012. Kemungkinan reksa dana terproteksi tersebut memberikan return minimal 6%-7%.

Selain itu, pihaknya juga akan meluncurkan reksa dana saham berbasis saham berkapitalisasi menengah dan kecil. Kemungkinan reksa dana tersebut dapat keluar pada 2012. Dengan peluncuran reksa dana baru tersebut diharapkan mendongkrak dana kelolaan reksa dana pada 2012 menjadi Rp20 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

J Resources Mengandalkan Kocek Lewat MTN - Danai Konstruksi Tambang Emas

NERACA Jakarta – Geliatnya pembangunan konstruksi tambang emas yang dilakukan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) mendorong perseroan harus…

Intiland Targetkan Penjualan Rp 3,3 Triliun - Mengandalkan Proyek Mixed Use

NERACA Jakarta – Geliat bisnis properti di tahun politik diyakini masih berpeluang tumbuh, menjadi sentimen positif bagi PT Intiland Development…

Literasi Investasi Mahasiswa Harus Ditingkatkan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kantor perwakilan Surakarta menyatakan, literasi keuangan dan investasi di kalangan mahasiswa harus ditingkatkan karena sektor…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Gagas Desa Nabung Saham di Lampung

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Lampung menggagas Desa Nabung Saham untuk mendorong agar masyarakat memiliki penghasilan tambahan.”Sudah ada satu…

BFI Finance Kantungi Izin Usaha Syariah

Perusahaan pembiayaan, PT BFI Finance Indonesia Tbk telah memeroleh persetujuan perizinan pembukaan unit usaha syariah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).…

Total Emisi Obligasi Capai Rp 2,47 Triliun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan telah membukukan total emisi obligasi dan sukuk sebanyak 1 emisi dari 1 emiten senilai…