Pemerintah Jual SUN Rp3,84 Triliun

NERACA

Jakarta---Pemerintah menjual obligasi negara atau surat utang negara (SUN) sebesar Rp3,84 triliun melalui lelang pada Selasa ini untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan APBN 2012. “Penawaran yang masuk dalam lelang lima seri SUN itu mencapai 8,52 triliun,” demikian keterangan tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan di Jakarta, Selasa,28/8

Penawaran yang masuk untuk SPN12130812 mencapai Rp0,67 triliun dengan imbal hasil tertinggi yang masuk 5,00 % dan terendah 4,38 %. Pemerintah memenangkan sebesar Rp0,54 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4,52 %.

Penawaran yang masuk untuk FR0060 sebesar Rp0,89 triliun dengan imbal hasil tertinggi masuk 6,00 % dan terendah 5,56 %. Pemerintah memenangkan sebesar Rp0,35 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,59 % dan tingkat kupon 6,25 %.

Penawaran masuk untuk FR0063 sebesar Rp1,53 triliun dengan imbal hasil tertinggi masuk 6,53 % dan terendah 6,16 %. Tidak ada yang dimenangkan oleh pemerintah dari penawaran yang masuk terhadap SUN seri itu.

Sementara penawaran yang masuk untuk FR0065 sebesar Rp4,28 triliun dengan imbal hasil tertinggi yang masuk 7,25 % dan terendah 6,78 %. Pemerintah memenangkan penawaran yang masuk sebesar Rp2,95 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,89 % dan tingkat kupon 6,63 %.

Sedangkan penawaran yang masuk untuk FR0062 sebesar Rp1,15 triliun dengan imbal hasil tertinggi yang masuk 7,13 % dan terendah 6,84 %. Tidak ada yang dimenangkan dari penawaran yang masuk ke SUN seri ini. Jumlah dimenangkan sebesar Rp3,84 triliun itu lebih rendah dari jumlah indikatif yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp6 triliun. Penyelesaian transaksi dan penerbitan obligasi negara senilai Rp3,84 triliun itu akan dilakukan pada 30 Agustus 2012. **bari

BERITA TERKAIT

Pemerintah Serap Rp22,5 triliun dari Lelang SUN

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menyerap dana Rp22,5 triliun dari lelang enam seri Surat Utang Negara (SUN) untuk…

Schroder Gandeng Bareksa Jual Reksadana - Bidik Generasi Milenial

NERACA Jakarta – Memidik investor potensial dari kalangan anak muda atau lebih dikenal generasi milenial dalam penetrasi produk investasi pasar…

Pemerintah Diminta Waspadai Ketidakpastian 2018 - MESKI PERTUMBUHAN EKONOMI 3 TAHUN TERAKHIR POSITIF

Jakarta-Meski pertumbuhan ekonomi dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren cukup positif, pemerintahan Jokowi-JK tetap harus fokus terus membenahi masalah ketimpangan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Tarif Cukai Rokok Naik 10% di 2018

      NERACA   Jakarta - Pemerintah secara resmi akan menaikkan tarif cukai rokok rata-rata sebesar 10,04 persen mulai…

Menyampaikan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika Lewat Kesenian

    NERACA   Jakarta – Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latief menyampaikan bahwa pendiri bangsa…

Grand Eschol Residences & Aston Karawaci Hotel Kembali Dibangun - Sempat Tertunda

    NERACA   Jakarta - PT Mahakarya Agung Putera, pengembang Grand Eschol Residence & Aston Karawaci City Hotel, menegaskan…