Cerdas Memilih, Menyelamatkan Bumi

Sabtu, 01/09/2012

NERACA

Kerusakan bumi memang sudah dimulai dan sedang berlangsung, mencairnya es di Kutub Utara dan Kutub Selatan menambah mengerikannya dampak perubahan iklim ini, belum lagi ditambah dengan perubahan iklim yang tidak bisa diduga dan diperkirakan.

Suhu bumi terus naik dari tahun ke tahun, pemanasan global pun tidak terhindarkan lagi, seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrem,serta perubahan jumlah dan polapresipitasi. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnyagletser, dan punahnya berbagai jenis hewan.

Dampak pemanasan global juga bisa berdampak kepada kesehatan. munculnya penyakit-penyakit yang berhubungan dengan panas (heat stroke) dan kematian. Temperatur yang panas juga dapat menyebabkan gagal panen sehingga akan muncul kelaparan danmalnutrisi.

Perubahan cuaca yang ekstrem dan peningkatan permukaan air laut akibat mencairnya es di kutub utara dapat menyebabkan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan bencana alam (banjir, badai dan kebakaran) dan kematian akibat trauma.

Timbulnya bencana alam biasanya disertai dengan perpindahan penduduk ke tempat-tempat pengungsiandimanasering muncul penyakit, seperti diare,malnutrisi, defisiensi mikronutrien, trauma psikologis, penyakit kulit, dan lain-lain.

Semua negara pun bergabung, kerja sama internasional pun diperlukan untuk mensukseskan pengurangan pemanasan global. Pada tahun 1992, padaEarth Summitdi Rio de Janeiro,Brazil, 150 negara berikrar untuk menghadapi masalah pemanasan global dan setuju untuk menterjemahkan maksud ini dalam suatu perjanjian yang mengikat.

Pada tahun 1997 diJepang, 160 negara merumuskan persetujuan yang lebih kuat yang dikenal denganProtokolKyoto. Salah satu misinya adalah mengenalkan penghematan energi, memakai energi dengan berlebihan memang berdampak buruk, dan ternyata ini sudah menjadi konsen para produsen elektronik dan lampu khususnya.

Teknologi terbaru perlampuan saat ini adalah adalah teknologi berbasisSolid State Lighting(SSL) atau sering disebut juga denganLight Emitted Diode(LED). LED merupakan komponen elektronik yang mempunyai banyak aplikasi pada setiap peralatan elektronik.

LED memiliki karakter perlampuan dengan efisiensi tinggi, dimana efisiensi perlampuan LED telah maju pesat melalui berbagai inovasi teknologi dalam beberapa dekade terakhir. LED merupakan lampu yang sangat hemat energi.

Bila dibandingkan dengan jenis lampu pijar dapat menghemat hingga 90 persen. Jenis ini juga merupakan lampu yang ramah lingkungan karena tidak mengandung unsur merkuri serta tidak merusak karena tidak ada UV-nya.

LED menggunakan daya yang sedikit. LED tunggal berkekuatan 0,03 - 0,06 Watt dengan voltage langsung 15-20 mA. Walaupun LED lebih mahal daripada sumber cahaya tradisional, tetapi energi yang dihemat setahun setara biaya sumber cahaya LED, dan sisa 4-9 tahunnya adalah periode energi bersih yang dihemat.