Mendulang Emas dari Sampah Elektronik

NERACA

Mungkinkah mendapatkan emas di antara bangkai komputer dan barang elektronik lainnya? Tentu saja mungkin. Karena sampah elektronik nyatanya mengandung beberapa logam termasuk kandungan emas.

Emas merupakan logam paling bagus sebagai konduktor dan sering digunakan pada komponen-komponen elektronik seperti Prosesor, IC, PCB, harddisk, RAM, Kartu chip, dan lain-lain. Mengingat sampah-sampah elektronik kebanyakan memakai komponen tersebut, peluang mendulang emas jelas dapat dilakukan di mana Anda berada.

Tentu saja ini sangat menarik, karena selain memberikan kontribusi terhadap persoalan sampah elektronik, sebuah peluang bisnis yang bernilai ekonomi tinggi pun terbuka.

Untuk mengolah komponen emas memang tidak mudah. Ada beberapa cara sederhana hingga rumit untuk mendapatkan butiran-butiran emas.

Proses sederhana yang bisa dilakukan yaitu dengan modal Asam Nitrit, air raksa, dan kain parasit. Komponen-komponen yang akan diambil emasnya dimasukkan pada sebuah gelas kaca berisi cairan asam nitrit hingga cairan yang sebelumnya bening berubah menjadi warna hijau.

Semua bahan-bahan yang terdapat pada komponen akan larut kecuali unsur emas. Setelah proses pelarutan selesai selanjutnya menyaring larutan asam nitrit dengan saringan kain parasit.

Nah setelah serpihan/serbuk emas menempel pada kain saringan tadi tuangkan air raksa diatasnya sambil digoyang-goyangkan sampai semua serbuk/serpihan emas menyatu dengan air raksa tersebut.

Proses selanjutnya adalah peras air raksa yang berisi emas itu hingga yang tertinggal hanya serpihan/serbuk berwarna putih. Proses terakhir adalah membakar serbuk putih dengan menempatkannya pada sebuah mangkok yang terbuat dari tanah liat dan kemudian dibakar dengan api suhu tinggi.

Pada proses pembakaran itu serbuk/serpihan, emas itu akan melebur menjadi butiran emas padat, lalu lakukan proses pendinginan dengan memasukkannya ke dalam air. Kini butiran emas berwarna kuning sudah berada di hadapan Anda.

Secara umum peluang bisnis bisa didapatkan secara tak terduga, salah satunya dengan memanfaatkan limbah elektronik. Awali semua itu dari yang kecil seperti sampah elektronik yang terdapat di rumah, jika Anda bisa jeli dan konsisten maka akan menjadi sebuah bisnis yang besar seperti halnya yang telah berjalan di beberapa negara.

BERITA TERKAIT

Dorong Bisnis Lebih Agresif - Bukalapak Raih Kucuran Dana dari Mirae Asset

NERACA Jakarta –Pesatnya pertumbuhan bisnis e-commerce Bukalapak, mendorong beberapa perusahaan besar lainnya untuk ikut serta memberikan suntikan modal. Apalagi, Bukalapak…

Bapenda Bogor Terapkan Layanan SPPT Elektronik

Bapenda Bogor Terapkan Layanan SPPT Elektronik NERACA Bogor - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, Jawa Barat menerapkan layanan SPPT…

Baru 11 Persen Sawah Terima Air dari Bendungan

NERACA Jakarta – Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah akan terus membangun bendungan untuk pengairan, mengingat baru 11 persen atau sekitar…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Pertemuan IMF –WB Momentun Perkenalkan Produk UMKM Nasional Dikancah International

Pertemuan tahunan IMF – World Bank (WB)  yang berlangsung di Nusa Bali harus bisa menjadi momentum memperkenalkan produk  usaha mikro,…

Sruput Dinginnya Usaha Minuman Bubble

Meski tidak seheboh dulu minuman bubble . Tapi usaha ini masih menyimpan potensi. Pemain baru usaha ini juga masih muncul…

Jajaki Gurihnya Usaha Jajan Martabak

Jajanan Martabak merupakan salah satu kudapan yang sangat familiar di lidah masyarakat Indonesia. Disajikan dengan berbagai varian rasa, martabak tak…