Permintaan “Interior Hijau” Kian Meningkat - Geliat Industri Properti

NERACA

Jakarta – Seiring demam gerakan hijau di sektor properti, saat ini telah banyak bangunan komersial dan residensial yang menggunakan furniture dan produk ramah lingkungan. Karena itu tak heran jika permintaan “interior hijau” di pasaran makin meningkat. Di Singapura, organisasi-organisasi dan perusahaan-perusahaan banyak yang telah menganut “interior hijau” diantaranya adalah Bandara Changi, Rumah Sakit Khoo Teck Puat, Spring Singapura, McDonald, Ascendas Land dan Sekolah Seni, Desain dan Media di Nanyang Technological University.

Mark Yong, Marketing Director Ewins Pte Ltd, mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, Ewins telah melihat peningkatan jumlah permintaan untuk produk perlengkapan interior hijau di wilayah Asia Tenggara. “Selain untuk pengembang dan arsitek yang secara alami memiliki pengetahuan industri yang kuat dan pemahaman tentang nilai-nilai dari produk ini, kami juga melihat peningkatan permintaan dari perusahaan dan para pemilik rumah. Kelompok ini meningkat menjadi sebesar 20% dari total klien kami dibandingkan dengan lima tahun lalu yang hanya 3%,” ujar Mark seperti dikutip dari siaran pers yang dirilisnya, Senin.

Menurut dia, BEX Asia 2012 akan lebih meningkatkan produk interior hijau di pameran mengingat trend yang sedang naik saat ini. “Kami akan meluncurkan beberapa produk baru kami di acara itu dan kami berharap akan mendapat banyak dari pembeli regional, " tambahnya.

Tai Lee Siang, Presiden Singapura Green Building Council (GBC), mengatakan, SGBC sebagai penyelenggara Internasional Green Building Conference 2012 (IGBC 2012) dan mitra strategis dari Bex Asia, bertujuan untuk memberi dukungan bukan hanya bagi pemain industri bangunan dan profesional yang bergerak di bisnis hijau, akan tetapi juga bagi semua masyarakat yang akan mendapatkan keuntungan dari lingkungan kerja yang lebih hijau dan lebih sehat.

"Seperti halnya tema pada acara kami tahun ini ‘Green Communities, Green Action’ menunjukkan, kami bersama-sama dengan BCA (Building and Construction Authority/Otoritas Bangunan dan Konstruksi) dan para pemimpin di industri konstruksi, meluncurkan inisitatif baru yang dapat menginspirasi masyarakat untuk melakukan hal-hal yang positif dan menguntungkan bagi semua pihak,” kata Tai Lee Siang.

Bisnis Interior

Don Kamarga, Managing Director PT. Beton Elemenindo Putra, mengatakan perkembangan 'komunitas hijau' dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami peningkatan permintaan terutama untuk produk bangunan dan perabot interior yang ramah lingkungan, para pengembang lebih banyak mengadopsi pendekatan ekologi holistik untuk mengembangkan seluruh kawasan.

"Kami berada di bisnis sistem bangunan hemat energi yang perkembangannya telah menjadi salah satu pendorong utama pesatnya ekspansi bisnis kami di wilayah Asia Tenggara. Kami akan memanfaatkan BEX Asia 2012 ini dengan meluncurkan Neo B-panel, carbon-graphite infused EPS insulation panel, yang merupakan produk unggulan terbaik kami dan mendirikan kantor cabang kami di Singapura karena kami melihat bisnis kami tumbuh antara 60 hingga 80 persen dari tahun-ke-tahun disini, " jelasnya.

Adapun Louise Chua, Project Director Reed Exhibitions yang menjadi penyelenggara BEX Asia, mengatakan tahun ini BEX Asia akan menampilkan lebih dari 200 peserta pameran dari lebih dari 20 negara. “Kami percaya gerakan hijau di kawasan ini yang didukung oleh berbagai penawaran menarik dan inovasi produk baru ditambah dengan permintaan yang besar dan penerapan yang lebih luas akan menjadi daya tarik yang kuat di berbagai segmen industri," ungkapnya.

Selain Interior Hijau ajang BEX Asia 2012 juga akan menampilkan dua bagian baru lainnya yaitu Landscaping Skyrise and Heat, Ventilasi, Air-Conditioning (HVAC) yang menampilkan teknologi dan produk terbaru dari segmen industri terbaru. BEX Asia 2012 akan diselenggarakan dari tanggal 10-12 Oktober, 2012 di Marina Bay Sands Convention Centre dan didukung oleh SGBC dan BCA. BEX Asia adalah acara terkemuka untuk industri bangunan hijau di kawasan Asia Tenggara. Ini merupakan fitur teknologi dan konsep terdepan dalam desain bangunan, arsitektur dan produk yang menawarkan solusi green building untuk pengembangan masyarakat yang berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.

BERITA TERKAIT

Pemerintah Gencarkan Implementasi Program e-Smart IKM - Industri Kecil dan Menengah

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Industri Kecil dan Menengah (IKM) kembali menggelar Workshop e-Smart IKM…

Industri Galangan Kapal Perlu Manfaatkan Peluang Tol Laut - Dunia Usaha

NERACA Jakarta – Pemerintah telah mengalokasikan anggaran bagi pembangunan kapal-kapal negara untuk memenuhi kebutuhan moda transportasi laut di dalam negeri.…

Sektor Industri Desak Pemberantasan Spekulan Gas

NERACA Jakarta – Dukungan terhadap pemberantasan praktik calo (trader) pada tata niaga hilir gas bumi terus bergulir, menyusul tingginya harga…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Pembentukan Holding BUMN Sektoral Bisa Picu Masalah Baru

NERACA Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno telah menetapkan setidaknya enam induk usaha (holding) BUMN akan…

Kerjasama Industri - ASEAN Mengharmonisasi Standar Produk Otomotif

NERACA Jakarta – Sebagai salah satu produsen otomotif terbesar di kawasan Asia Tenggara, Indonesia berupaya untuk meningkatkan kerja sama dengan…

Terkait Kunjungan Kerja ke Tiongkok - Pemerintah Fokus Mengembangkan Industri Hijau

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian fokus untuk mengembangkan program industri hijau, di mana setiap sektor manufaktur nasional perlu menerapkan prinsip…