BCA Patok Bunga KPR 8,5%

NERACA

Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk segera meluncurkan program KPR 8,5% pada Oktober 2012, setelah sempat ditutup karena banyaknya permintaan. "Kita akan keluarkan lagi KPR dengan bunga 8,5% pada Oktober ini," kata Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Senin (27/8/2012).

Program KPR 8,5% terbaru ini memiliki jangka waktu 50 bulan, atau lebih rendah dari sebelumnya 55 bulan. Dengan program baru ini, diharapkan permintaan kredit perumahan kembali meningkat. "Dari sebelumnya 55 bulan, kita bulatkan menjadi 50 bulan," tuturnya

Hingga Juni 2012, portofolio KPR perseroan mencapai Rp 36,5 triliun atau tumbuh 73,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Program suku bunga tetap p.a sebelumnya sebesar 8% selama 55 bulan, dan ditutup Februari 2012. Terhitung sejak Februari hingga saat ini bunga KPR BCA yang berlaku 9,5%.

Saat program bunga KPR murah terhenti, Jahja mengakui pengajuan aplikasi menurun 30%. Namun total nilai KPR tetap mengalami pertumbuhan 10%. "Ini menunjukan kemampuan KPR relatif ada di harga tinggi," tegasnya.

Beberapa waktu lalu, BCA mengungkapkan terjadi lonjakan permintaan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) hingga Rp 5 triliun per September 2011. BCA tengah memproses Rp 3 triliun dari permintaan KPR tersebut. "Kan bunga murah 7,5% jadi menarik akhirnya kita perpanjang hingga Desember 2011. Ternyata banyak permintaan hingga Rp 5 triliun, kita tengah proses Rp 3 triliun," ungkap Jahja saat itu.

Menurut Jahja, outstanding alias total kredit KPR di kuartal II-2011 telah mencapai Rp 15 triliun. Ke depan, di kuartal III-2011 bisa Rp 15 triliun. "KPR kita terus targetkan semaksimal mungkin," paparnya

Lebih jauh Jahja mengatakan untuk terus meningkatkan ekspansinya BCA dalam memberikan kredit fokus kepada lokasi rumah. Jahja menuturkan BCA berani memberikan 80% pendanaan jika lokasinya strategis. "Di kota bagus tempatnya, pasti kita berikan nasabah down payment hingga 20 persen minimal," jelasnya. **ria

BERITA TERKAIT

Dunia Usaha Prediksi BI Naikkan Suku Bunga Lagi

      NERACA   Jakarta - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani meyakini suku bunga…

Suku Bunga Naik Picu Maraknya Pendanaan Pasar Modal

NERACA Jakarta – Keputusan Bank Indonesia (BI) menaikan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis points…

MNC Studios Patok IPO Rp500 per Saham

NERACA Jakarta – PT MNC Studios International Tbk telah menetapkan harga penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO)…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Perbankan Berlomba Tawarkan Layanan dan Produk Digital

      NERACA   Jakarta - Laporan Maverick Banking Media Performance Report Q1-2018 menyebutkan bahwa industri perbankan semakin beradaptasi…

Dukung Transaksi Non Tunai, Bank DKI Raih Penghargaan

      NERACA   Jakarta - Bank DKI meraih penghargaan The 1st Trendsetter e-Money dan peringkat II E-banking kategori…

Allianz Indonesia Formulasikan Strategi Life Changer

      NERACA   Jakarta - Country Manager dan Presiden Direktur Allianz Life Indonesia Joos Lowerier mengatakan saat ini,…