Konsumsi Premium di Jawa Naik 100% - Saat Idul Fitri

NERACA

Jakarta-- PT Pertamina (persero) mengungkapkan terjadinya konsumsi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebesar 100%. Bahkan kenaikan itu tercatat mencapai 40 ribu kilo liter (Kl), saat arus mudik dan balik lebaran di pulau Jawa tahun ini. “Kenaikan penggunaan premium sebesar dua kali lipat pada H -13 hingga H +2 "Jawa sangat bervariasi hampir 100 % itu H-13 sampai H +2" kata Vice Presiden (VP) Corporate Comunication PT Pertamina (persero), Ali Mudakir di Jakarta.

Menurut Ali, jadi rata-ratanya untuk hari normal pada bulan Januari sampai Juni kalau di Jakarta samapai Cirebon 21 ribu kilo liter tapi pada saat ini naik dua kali lipat sekitar 40ribu (Kl) lebih.

Namun, untuk konsumsi pertamax tidak ada peningkatan, karena menurut Ali ada pertimbangan biaya dalam menempuh perjalanan jauh. "Pertamaks si konstan tidak ada peningkatan, karena rata-rata masyarakat dalam perjalanan jauh dan sensitif biaya," imbuhnya.

Diakui Ali, Pertamina mengalami kendala saat menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) saat musim mudik Lebaran. Pertamina harus rela terkena imbas kemacetan arus mudik. "Jadi yang terjadi kemarin, kondisi jalan memang stuck, terhenti sama sekali sehingga SPBU kantung yang kita sediakan itu sudah tidak bisa mampu melayani kebutuhan masyarakat," terangnya

Selain itu, menurut Ali, akibat dari kondisi jalanan yang macet, konsumsi masyarakat akan penggunaan BBM menjadi lebih boros. Ini karena mobil tidak bergerak, namun mesin kendaraan masih dalam kondisi menyala.

Kendala lainnya, lanjut Ali lagi, jalur mudik dua arah yakni untuk arus balik ke Jakarta dan arus mudik, hanya satu jalur saja karena sudah dipakai untuk mudik. Sehingga kondisi macet ini menghambat mobil-mobil tangki yang akan mendistribusikan BBM.

Oleh karena itu, kata Ali, untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya pun berkoordinasi dengan aparat Kepolisian, sehingga mobil-mobil tangki bisa memasok BBM ke SPBU di jalur mudik yang kehabisan stok BBM. "Dan yang kemudian terjadi kita koordinasikan polda Jabar. Alhamdulillah dengan bantuan aparat Kepolisian kita akhirnya bisa menggunakan satu jalur yang tersisa. Kita lakukan untuk contraflow. Itu rangkaian delapan mobil tangki pada Sabtu pukul 14.00, delapan mobil tangki kemudian dikawal oleh aparat dari kepolisian bergerak ke arah timur sehingga bisa mensuplai SPBU yang kehabisan," tukasnya.

Namun berbeda dengan konsumsi solar, kata Ali, justru penurunan penggunaan solar sebesar 15% saat Lebaran tahun inii. Konsumsi solar pada Lebaran tahun ini tercatat menurun, yaitu pada H-13 sebelum Lebaran dan H+2 Lebaran. "Solar lebih turun 15 persen selama H-13 hingga +2," tandasnya

Ali menjelaskan pengunaan solar saat hari normal, yaitu saat aktifitas pabrik, perkebunan berjalan sebesar 44 ribu kiloliter (kl). Namun ketika menjelang Lebaran dan sesudahnya, konsumsi solar justru menurun menjadi 37 ribu kl. "Penurunan tersebut karena angkutan berat tidak beroperasi saat menjelang Lebaran, dan beberapa hari sesudah Lebaran," urainya

Sebelumnya, Pertamina sempat memperkirakan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bakal turun sebesar 21 persen. Hal ini lantaran aturan truk dilarang beroperasi pada H-4 Lebaran diberlakukan. **cahyo

BERITA TERKAIT

CPRO Incar Penjualan Ekspor US$ 100 Juta

NERACA Jakarta – Sampai dengan akhir tahun 2018, PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) menargetkan penjualan ekspor udang olahan mencapai…

Naik Rp1,25 Triliun, Banggar Tetapkan Anggaran Subsidi Energi Rp157,79 Triliun

      NERACA   Jakarta - Rapat Panitia Kerja Badan Anggaran DPR menyetujui alokasi subsidi energi sebesar Rp157,79 triliun…

BTN Genjot Pertumbuhan KPR di Jawa Timur - Dorong Program Sejuta Rumah

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. bakal terus memacu ekpansi bisnis Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Provinsi Jawa Timur (Jatim)…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Kampanye Negatif Masih Jadi Tantangan Energi Terbarukan

  NERACA   Tangerang - Kampanye negatif berkait isu lingkungan masih menjadi tantangan utama pengembangan pembangkit listrik berbasis energi baru…

WTP Pemda Punya Korelasi Kinerja Pembangunan

  NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan laporan keuangan pemerintah daerah dengan opini wajar tanpa pengecualian (WTP)…

Taiwan Pamerkan Produk Unggulannya di Indonesia - Taiwan Excellence Day

      NERACA   Jakarta – Taiwan External and Trade Development Council (Taitra) menyelenggarakan Taiwan Excellence Day atau pameran…