Pendapatan Premi Askrindo Capai Rp361,39 M

NERACA

Jakarta – PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) (Askrindo) memperoleh capaian premi bruto sebesar Rp 361,39 miliar per Juli 2012. Nilai ini naik 40,24% dari periode sama tahun lalu. Sedangkan earning before tax (EBT) yang perseroan ini bukukan, per Juli 2012, adalah sebesar Rp 167,24 miliar. Ini meningkat 261,91% dari periode sama tahun 2011 yang sebesar Rp 46,21 miliar. “Target EBT kami sampai akhir tahun ini senilai Rp 225,04 miliar,” kata Direktur Utama PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero Antonius C.S. Napitupulu, di Jakarta.

Dari total laba bersih sebelum pajak tersebut, sekitar 63,62% atau sejumlah Rp 106,41 miliar berasal dari Kredit Usaha Rakyat (KUR). Laba dari KUR ini meningkat hingga 517,94% dibandingkan periode Juli 2011, yang besarnya hanya Rp 17,22 miliar. “Pertumbuhan ini menunjukkan Askrindo semakin produktif dan dipercaya pelaku bisnis yang memerlukan jasa underwriting,” tambahnya

Adapun hasil underwriting yang diterima perseroan sebesar Rp139,99 miliar, atau naik 243,28% dari Rp 40,78 miliar pada periode sama tahun lalu. Sementara, pendapatan underwriting perusahaan per Juli 2012 tercatat sejumlah Rp356,29 miliar. “Kondisi ini memperlihatkan kualitas penutupan penjaminan kami cukup baik dan mengedepankan prudent underwriting,” paparnya

Hingga Juli 2012 ini, nilai aset Askrindo tercatat Rp 3,6 miliar atau turun 77,9% dari target yang besarnya Rp 4,7 miliar. Sementara, ekuitas berada di posisi Rp 3,1 triliun atau meningkat Rp 122 miliar sejak Desember 2011. Sedangkan Return on Asset (ROA) perseroan ini sebesar 4,6%, serta Return on Equity (ROE) berada pada posisi 5,3%. Perseroan ini menargetkan ROE akan naik 0,5% pada akhir tahun ini, sehingga mencapai 5,8%.

“Peningkatan ini menggambarkan struktur permodalan kita semakin kuat. Kita memproyeksikan pada akhir 2012 ekuitas dapat menyentuh Rp 4,2 triliun. Target tersebut kita harapkan tercapai dengan adanya tambahan penanaman modal dalam negeri (PMDN) untuk memperbesar kapasitas usaha kita,” pungkasnya. **ria

BERITA TERKAIT

Askrindo Syariah Siap Lebarkan Sayap

Askrindo Syariah Siap Lebarkan Sayap NERACA Jakarta - Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS LB)  PT Jaminan…

Nilai Emisi Obligasi Capai Rp 115,03 Triliun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total emisi surat utang atau obligasi sejak awal tahun hingga Oktober 2017 ini mencapai…

Pendapatan BTEL Susut Jadi Rp 1,51 Miliar

Bisnis telekomunikasi milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) terus menyusut. Tengok saja, hingga periode 30 Juni 2017 meraih pendapatan sebesar…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

10 LKM Syariah Kantongi Izin dari OJK

  NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan izin operasi sepuluh Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKM Syariah) yang diharapkan…

BTN Ajak Mahasiswa jadi Entrepreneur Properti

  NERACA Yogyakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. siap mengawal para mahasiswa untuk menjadi entrepreneur muda handal di bidang properti…

Bank Muamalat Resmikan Unit Program Social Trust Fund Di Bali

  NERACA Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. (Bank Muamalat) secara resmi memperkenalkan Unit Program Social Trust Fund (STF)…