Kredit Mikro Bank Mandiri Tumbuh 77,2%

NERACA

Jakarta---PT Bank Mandiri mengungkapkan penyaluran kredit segmen mikro sampai semester I 2012 tercatat tumbuh 77,2 % menjadi menjadi Rp15,1 triliun pada Juni 2012. “Sementara jumlah nasabah kredit mikro juga meningkat pesat menjadi 764,7 ribu nasabah dari 592,6 ribu nasabah di triwulan kedua 2011.

Demikian siaran pers Bank Mandiri yang diterima di Jakarta, Minggu menyebutkan sampai triwulan II 2012 pertumbuhan kredit tercatat sebesar 26,6 % menjadi Rp350,4 triliun. Pencapaian itu mendukung peningkatan total aset Bank Mandiri menjadi Rp571,8 triliun, tumbuh 20,4 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp474,9 triliun.

Kinerja positif pada sisi intermediasi tersebut memacu pertumbuhan laba bersih perusahaan yang mencapai Rp7,1 triliun pada triwulan II/2012. Sementara itu, kualitas aset produktif juga tetap terjaga dengan baik, yang terlihat pada rasio kredit bermasalah (NPL) netto sebesar 0,55 %.

Bank Mandiri juga berhasil memacu pendapatan atas jasa atau fee-based income yang mencapai Rp5,7 triliun atau 29,4 % dari pendapatan usaha. Untuk memperkuat transaksi valuta asing, Bank Mandiri mengembangkan e-fx atau layanan electronic foreign exchange, dimana nasabah dapat melakukan FX dealing dengan aman, cepat dan akurat langsung dari komputer nasabah yang telah terinstal aplikasi e-fx.

Sampai akhir Juni 2012, Bank Mandiri telah mencatatkan pendapatan fee based income dan net interest income dari transaksi treasury mencapai Rp1,06 triliun dengan volume transaksi sebesar 89,3 miliar dolar AS. Dengan berbagai inovasi pengembangan bisnis untuk menjaga konsistensi dalam pencapaian kinerja positifnya, Bank Mandiri didaulat sebagai Best Bank di Indonesia pada perhelatan Finance Asia 2012 Country Award for Achievement.

Penghargaan tersebut diserahkan Associated Editor Finance Asia Rupert Walker dan Group Editor Finance Asia Lara Wozniak kepada Direktur Treasury, Financial Institutions & Special Asset Management Bank Mandiri Royke Tumilaar di Hotel Four Seasons, Macau, Jumat (25/8) lalu.

BERITA TERKAIT

Bank Banten Dukung GPN Bank Indonesia

Bank Banten Dukung GPN Bank Indonesia NERACA Cilegon - PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk (Bank Banten), selaku bank milik…

Pembayaran Dividen di 2017 Tumbuh 14,5%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan kenaikan pembayaran dividennya untuk tahun buku 2017 lalu sebesar 14,5% dibandingkan…

BPS: NPI Masih Defisit di Agustus 2018 - MESKI EKSPOR TUMBUH, LAJU IMPOR LEBIH DERAS

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data neraca perdagangan Indonesia (NPI) sepanjang Agustus 2018 mengalami defisit sebesar US$1,02 miliar, menurun sedikit…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

CIMB Group Jaring Talenta Bidang Digital

  NERACA   Jakarta - CIMB Group Holdings Berhad (CIMB Group) menyelenggarakan CIMB 3D Conquest, kompetisi yang bertujuan mendapatkan dan…

Persiapan Pertemuan IMF – World Bank Hampir Matang

      NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhur Binsar Pandjaitan mengatakan persiapan penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-World…

Mandiri Utama Finance Luncurkan Produk Syariah

      NERACA   Jakarta – Melihat potensi pasar yang besar, PT Mandiri Utama Finance (MUF) meluncurkan produk pembiayaan…