Tips Memilih Investasi Reksa Dana

NERACA

Berinvestasi melalui Reksa Dana tidaklah sulit. Justru akan memberi kemudahan pengelolaan investasi terutama bagi investor individu. Proses pemilihan reksa dana merupakan suatu proses yang paralel dengan memilih manajer investasi.

Akan tetapi sebelum masuk ke dalam proses pemilihan tersebut kita harus terlebih dahulu memperhatikan faktor-faktor sebagai berikut:

1. Menentukan tujuan dan batasan investasi

Hal ini berhubungan dengan jangka waktu berinvestasi, jumlah dana yang akan diinvestasikan, profil risiko serta tingkat pengembalian yang diharapkan.

2. Membandingkan Reksa Dana yang sejenis

Hal ini berguna untuk melihat Reksa Dana mana yang memberikan imbal hasil yang tertinggi di jenisnya/hasil investasi riil. Mengetahui biaya pengelolaan yaitu selling fee & redemption fee.

3. Memilih Manajer Investasi

Manajer Investasi dengan reputasi baik dapat dilihat dari pengalaman (track record), kinerja historis (profil risk & return), gaya investasi, besarnya asset yang dikelola, jumlah nasabah, kualitas sumber daya dan pelayanan.

4. Sponsor dari Reksa Dana

Sponsor Reksa Dana menunjukkan bonaviditas dan jaringan kerja dari manajer investasi.

5. Kemudahan Melakukan Transaksi (Pembelian & Penjualan Kembali)

Transaksi yang dapat dilakukan dengan ATM, Phone Banking dan Internet Banking akan menjadi pilihan karena waktu yang dibutuhkan lebih singkat.

6. Jumlah Investor Perorangan

Investor reksa dana terdiri dari korporasi/institusi dan perorangan. Jumlah dana dari investor korporasi biasanya cukup besar sedangkan investor perorangan biasanya kecil. Apabila kepemilikannya dana lebih banyak oleh investor perorangan jika terjadi penjualan kembali (redeem) maka tidak akan mempengaruhi penurunan nilai aktiva secara signifikan.

Sedangkan apabila yang melakukan penjualan kembali (redeem) adalah investor korporasi maka dana yang keluar akan cukup besar sehingga nilai aktiva akan turun drastis. Hal ini disebabkan manajer investasi harus menjual asset dalam portofolionya (biasanya dengan harga lebih murah) untuk memenuhi permintaan investor korporasi tersebut.

BERITA TERKAIT

Literasi Investasi Mahasiswa Harus Ditingkatkan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kantor perwakilan Surakarta menyatakan, literasi keuangan dan investasi di kalangan mahasiswa harus ditingkatkan karena sektor…

Target Pencairan Dana LPDB Maksimal 21 Hari

Target Pencairan Dana LPDB Maksimal 21 Hari  NERACA Malang - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM berkomitmen penuh untuk terus…

NU Care-LAZISNU Siap Kelola Dana Zakat yang Dihimpun BAZNAS

Jakarta, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggandeng Lembaga Amil Zakat (LAZ) berbasis Ormas. Enam LAZ Ormas di antaranya NU Care-LAZIS…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…

Pemerintah Permudah Bank Ekspansi di Asean

Pemerintah berupaya mempermudah kesempatan perbankan nasional untuk melakukan ekspansi di kawasan ASEAN seperti Singapura dan Malaysia dengan mendorong ratifikasi protokol…