Bank Sahabat Sampoerna Siap Ke Syariah

NERACA

Jakarta--PT Bank Sahabat Sampoerna segera menyiapkan infrastruktur untuk terjun ke bisnis syariah. Karena itu perseroan sudah menyiapkan modal sekiyar Rp200 miliar. “Modal awal untuk bisnis syariah ini sebesar Rp 100 miliar. Nah, kami sudah ada Rp 200 miliar," kata Direktur Utama Bank Sahabat Sampoerna Indra W. Supriadi di Jakarta,23/8

Sayangnya, kata Indra, Bank Indonesia (BI) belum memberikan ijin ke bisnis syariah. "Tapi belum ada izin," tegasnya

Bank Sahabat Sampoerna menargetkan aset tahun ini bisa mencapai Rp 1,3 triliun dengan kredit sebesar Rp 1 triliun. Indra menilai, target ini tidak terlalu agresif karena pihaknya masih konsolidasi. “Kita menargetkan pada 2015 mendatang sebagai tahun investasi,” tuturnya.

Sebelumnya, Indra mengungkapkan PT Bank Sahabat Sampoerna berhasil mencatatkan laba setelah pajak semester 1-2012 sebesar Rp 2,4 miliar. Angka ini meningkat 33,3% dari pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp 1,8 miliar. "Pertumbuhan laba yang berhasil kami capai ini menunjukkan tren pertumbuhan yang menjanjikan serta pencapaian yang cukup baik di tengah terpaan krisis keuangan yang menimpa perekonomian dunia serta berimbas pula pada perekonomian Indonesia," jelasnya

Di sisi lain, Bank Sahabat Sampoerna berhasil membukukan pendapatan bunga bersih sebesar Rp 23,9 miliar naik 15,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 20,7 miliar. Dengan pencapaian laba tersebut, return of assets (ROA) menjadi sebesar 0,6% dengan return on equity (ROE) yang menggambarkan tingkat pengembalian modal investor mencapai 1,8%.

Pencapaian pendapatan bunga bersih juga didorong meningkatnya pemberian kredit sebesar 26,2% dari Rp 643,4 miliar pada Desember 2011 menjadi Rp 811,8 miliar pada akhir Juni lalu. Dengan pertumbuhan kredit tersebut Loan to Deposit ratio (LDR tercatat sebesar 77,6%. *ria

BERITA TERKAIT

HM Sampoerna Perkuat Jaringan Kemitraan - Tingkatkan Daya Saing Agro Industri

NERACA Jakarta - Dalam rangka meningkatkan daya saing sektor agro industri nasional, PT HM Sampoerna Tbk sebagai produsen rokok terus…

Siap Menang Tidak Siap Kalah

Oleh: Budi Setiawanto Perusakan kantor dan kendaraan yang ada di Kementerian Dalam Negeri serta penganiayaan terhadap 15 karyawan kementerian itu…

64 Bank Terdampak Status Gunung Agung

  NERACA Bali - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan sebanyak 64 bank umum dan bank perkreditan rakyat terdampak status awas…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Permintaan Kredit di 13 Sektor Meningkat

  NERACA   Jakarta - Bank Indonesia melalui surveinya mencatat permintaan kredit pada 13 sektor ekonomi meningkat sepanjang triwulan III…

Bangun Infrastruktur SID Butuh Rp650 miliar

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyatakan biaya untuk investasi pembangunan infrastruktur Sistem Informasi Debitur atau…

BNI Dukung Peremajaan Kelapa Sawit

      NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mendukung program pemerintah dalam percepatan peremajaan…