BTPN Bayar Bunga Obligasi Rp 33,19 Miliar

PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) melakukan pembayaran bunga obligasi II-2010 dengan tingkat bunga tetap tahap IX senilai total Rp33,19 miliar. "Untuk pembayaran bunga obligasi berkelanjutan tahap I seri A senilai Rp17,69 miliar dan seri B sebesar Rp15,50 miliar,”kata Direktur dan Corporate Secretary BTPN, Anika Faisal dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan jenis surat utang obligasi ini terdiri dua seri, yaitu obligasi seri A dan seri B dengan pokok utang masing-masing senilai Rp715 miliar dan Rp585 miliar. Kedua seri obligasi ini telah memperoleh peringkat AA (idn) dari lembaga pemeringkat Fitch Ratings.Bertindak sebagai wali amanat untuk obligasi tersebut adalah PT Bank Permata Tbk (BNLI).

Terkait kinerja hingga kuartal I-2012, emiten Bursa Efek Indonesia berkode saham BTPN ini mencetak laba bersih senilai Rp439 miliar atau naik 61,49% dibandingkan periode yang sama 2011 sebesar Rp271 miliar.

Pertumbuhan laba ini didorong tingginya pertumbuhan kredit perseroan yang hingga triwulan I-2012 tercatat Rp32,1 triliun, naik 30% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp24,7 triliun.

Pertumbuhan kredit yang cukup tinggi ini beriringan dengan program pemberdayaan "mass market" BTPN yang dikenal dengan nama 'Daya'. Dalam periode satu tahun (1 April 2011-31 Maret 2012) telah menjangkau 841.801 penerima manfaat, atau meningkat 77% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 474.670. (bani)

BERITA TERKAIT

BI Janji Jaga Disparitas Suku Bunga

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) berjanji akan menjaga disparitas suku bunga (differensial interest rate) domestik…

Pefindo Naikkan Peringkat Antam Jadi A- - Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikan peringkat PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan Obligasi I (2011) menjadi…

Waskita Tawarkan Bunga Hingga 9,75% - Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) menawarkan surat utang bertajuk obligasi berkelanjutan III Waskita Karya tahap III tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kondisi Ekonomi Masih Baik - Minat Perusahaan Untuk IPO Tetap Tinggi

NERACA Jakarta - Nilai tukar rupiah yang sempat mengalami depresiasi cukup dalam dan memberikan sentimen negaif terhadap kondisi indeks harga…

Debut Perdana di Pasar Modal - Saham PANI Oversubscribed 14 Kali

NERACA Jakarta – Di tengah rapuhnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dan juga terkoreksinya indeks harga saham gabungan (IHSG)…

Investor Summit 2018 Sambangi Surabaya

Rangkaian acara paparan publik dari perusahaan tercatat secara langsung di 8 kota Investor Summit 2018 kembali berlanjut dengan tujuan kota…