Komitmen Menjaga Kepuasan dan Kualitas Layanan - TelkomVision Bidik 2,5 Juta Pelanggang

NERACA

Jakarta – Prospek TV berbayar di Indonesia diperkirakan makin cerah dengan tingkat pertumbuhan pelanggan diramalkan mencapai 7% pada 2014. Masih besarnya pasar yang belum digarap, menjadi persaingan bisnis penyedia layanan televisi (TV) berbayar makin seru. Baik MNC Sky Vision maupun Telkom Vision mengklaim, masing-masing telah memiliki 1,16 juta pelanggan. Padahal, menurut lembaga riset Media Partner Asia (MPA), total pelanggan TV berbayar di Indonesia pada 2011 sekitar 1,8 juta dan akan menjadi 2,5-2,7 juta pada akhir 2012.

Direktur Utama PT MNC Sky Vision Rudy Tanoesoedibyo pernah mengungkapkan, sebagai pemegang merek layanan TV berbayar Indovision dan Top TV, MNC Sky Vision saat ini menguasai 70% pasar TV berbayar dengan jumlah pelanggan per akhir 2011 mencapai 1,16 juta. “Penetrasi pasar di Indonesia yang masih rendah sekaligus menunjukkan besarnya potensi pasar yang tersedia. Kami optimistis pelanggan MNC Sky Vision akan meningkat dari tahun ke tahun,” katanya.

Di tempat terpisah, Dirut Telkom Vision Elvizar KH juga optimistis pasar TV berbayar masih menjanjikan. Bahkan dia berani menargetkan pelanggan tembus 2,5 juta hingga akhir tahun ini. Per kuartal I-2012, jumlah pelanggan Telkom Vision sudah mencapai sekitar 1,16 juta pelanggan atau tumbuh 380% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Telkom Vision sebagai anak usaha PT Telkom Tbk mengklaim adanya peningkatan pendapatan sebesar hampir 60% dibandingkan tahun lalu, “Terjadi pertumbuhan sales share yang signifikan seiring berbagai peningkatan yang kami jalankan, termasuk upaya untuk menyasar segmen low-end,"ujarnya.

Sampai tutup tahun ini, pihaknya menargetkan mampu memperluas pasar hingga terjadi tambahan pelanggan mencapai 150.000 pelanggan sampai tutup tahun ini. Bahkan dirinya optimis TV berbayar akan semakin diminati masyarakat seiring semakin murahnya harga paket yang kini banyak disediakan operator pay TV di Tanah Air termasuk TelkomVision yang menawarkan paket berlangganan Rp55.000 perbulan.

Wajah Baru TelkomVision

Memasuki usia 15 tahun, Telkom Vision terus berbenah diri dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggannya hingga berupaya menjadi nomor satu. Maka untuk menjemput impian menjadi terkemuka di Indonesia dan target pelanggan 2,5 juta, perseroan selalu menanamkan komitmen Nice & Easy dalam memberikan pelayanan kepada pelanggannya.

Kata Elvizar KH, nice secara eksternal bermakna nilai yang dirasakan oleh pelanggan harus menyenangkan. Hal ini diwujudkan dengan deliver produk dan layanan yang berkualitas serta budaya untuk memberikan yang terbaik dari seluruh jajaran di TelkomVision.

Makna Easy secara eksternal adalah komitmen TelkomVision dalam memberikan kemudahan dalam pelayanan dan menghasilkan output baik bagi krbutuhan internal perusahaan maupun terkait dengan eksternal perusahaan.

Dalam memantapkan tagline nya itu, TelkomVision juga telah membuat standarisasi dari semua aspek visual dan branding terkait kontak dengan pelanggan, diantaranya mengusung Outlet TelkomVision (Sales/Service/Mitra), yang disebut dengan griya TelkomVision.

Hal ini bermaksud memperkuat identitas merek bagi pelanggan dan memudahkan mereka mendapatkan pelayanan. Kedua, standarisasi armada mobil dan sepeda motor layanan pelanggan dan sales, yang disebut TV Link (TV keliling) TelkomVision.

Hal senada juga disampaikan General Manager RO Sumbangteng M Rinaldi Aryanto, tagline Nice and Easy tidak hanya sekedar tagline tetapi komitmen yang terus ditanamkan untuk menjadi budaya melayani dengan tulus setiap pelanggan TelkomVision, “TelkomVision, Nice & Easy yang mengandung makna nilai kepuasan dan kualitas layanan prima yang didapatkan oleh pelanggan dari produk TelkomVision setelah merasakan produk TelkomVision,”ungkapnya.

Menurutnya, Nice and Easy tak hanya sekedar slogan tetapi dapat menjadi “roh” bagi jiwa masing-masing individu karyawan TelkomVision untuk bekerja dengan tulus, ikhlas serta berkomitmen demi memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.

Asal tahu saja, dengan meningkatkan pelanggan menjadi 150% atau sebesar 2,5 juta pelanggan, pertumbuhan revenue sebesar 130%, ekspansi sales coverage hingga ke tingkat kabupaten di seluruh Indonesia, pertumbuhan profit tumbuh sebesar 200%. TekomVision menjadi strong market leader di segmen corporate customer dengan presentase market share sebesar 60%, mengembangkan Groovia TV dan pembangunan layanan multi screen serta menghadirkan konten –konten menarik.

Meski saat ini pelanggan ritel lebih besar atau sekitar 75 % , namun dalam perjalanan bisninya TelkomVision juga membidik pangsa pasar korporat sekitar 46% atau memberi kontribusi sebesar 25% dari total pelanggan yang dimiliki. (bani)

BERITA TERKAIT

Revolusi Media Digital Untuk Layanan Kereta Api - Industri Transportasi

NERACA Jakarta - Saat ini DKI Jakarta dan sekitarnya sedang menggalakkan pembangunan infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan transportasi umum di dalam…

BEI Gelar Roadshow Pasar Modal Ke Tiongkok - Bidik Lebih Banyak Investor Asing

NERACA Jakarta  - Meskipun penetrasi pasar modal di dalam negeri masih rendah, hal tersebut tidak membuat PT Bursa Efek Indonesia…

IMF Soroti Reformasi Struktural dan Kesenjangan

NERACA Jakarta-Dana Moneter Internasional (IMF) menyebutkan, tiga prioritas utama yang harus dilakukan untuk memperkuat pemulihan ekonomi global yang saat ini…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan BTEL Susut Jadi Rp 1,51 Miliar

Bisnis telekomunikasi milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) terus menyusut. Tengok saja, hingga periode 30 Juni 2017 meraih pendapatan sebesar…

Saham IPO ZINC Oversubscribed 500 Kali

Kantungi dana segar hasil peawaran umum saham perdan atau initial public offering (IPO), PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menyiapkan…

Hotel dan Residensial Beri Kontribusi - Penjualan PP Properti Proyeksikan Tumbuh 60%

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal dua bulan lagi, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus bergerilya untuk memenuhi…