Jama, Replika Taj Mahal yang Mendunia

NERACA

India memanglah negara yang memiliki budaya yang beraneka ragam. India sendiri adalah sebuah negara di Asia yang memiliki jumlah penduduk terbanyak kedua di dunia, dengan populasi lebih dari satu miliar jiwa, dan adalah negara terbesar ketujuh berdasarkan ukuran wilayah geografis.

Jumlah penduduk India tumbuh pesat sejak pertengahan 1980-an. Ekonomi India adalah terbesar keempat di dunia dalam PDB, diukur dari segi paritas daya beli (PPP), dan salah satu pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. India, negara dengan sistem demokrasi liberal terbesar di dunia, juga telah muncul sebagai kekuatan regional yang penting, memiliki kekuatan militer terbesar dan memiliki kemampuan senjata nuklir.

Masjid Jama adalah masjid utama yang berada di kawasan Old Delhi di India. Masjid ini didirikan oleh Kaisar Mogul, Shah Jahan, yang juga membangun Taj Mahal. Masjid ini selesai pada tahun 1656 M dan merupakan yang terbesar dan terkenal di India.

Masjid Jama sendiri terletak di sisi jalan raya yang sangat ramai di Old Delhi, yaitu Jalan Chadni Chowk. Nama yang lain untuk masjid ini adalah Masjid Jami, dikarenakan masjid ini selalu dipenuhi oleh jamaah pada hari Jumat untuk menunaikan ibadah salat Jumat. Masjid ini dapat menampung sekitar 25.000 jamaah. Masjid Jama sendiri juga menyimpan relik, termasuk manuskrip Al-Qur'an yang tertulis di kulit rusa.

Masjid ini sendiri dianggap sebagai replika Taj Mahal, salah satu masjid yang menjadi tujuh keajaiban dunia. Selain memiliki arsitektur yang sangat menarik, Taj Mahal juga memiliki historis yang sudah sangat melegenda keberadaannya.

Begitu pula dengan masjid Jama, masjid yang dibuat oleh arsitek yang sama, menjadikan masjid Jama memiliki keindahan yang sangat mendunia seperti Taj Mahal. Setelah Agra dengan Taj Mahalnya, maka Masjid Jama ini merupakan monumen terakhir yang didirikannya, sebelum akhirnya Shah Jahan mengembuskan nafas terakhirnya. Banyak wisatawan asing dari berbagai belahan dunia, datang ke masjid Jama untuk melihat keindahan arsitekturnya.

Dalam mengunjungi masjid ini memang tidak sembarangan, ada beberapa peraturan khusus, seperti harus menutup seluruh aurat lelaki ataupun perempuan. Namun bila saat itu kita tidak memakai pakaian yang menutup aurat, dimasjid ini juga menyediakan, sarung untuk lelaki dan jubah untuk wanitanya, jadi kita tetap bisa melihat dan mengunjungi keindahan masjid Jama.

Selain itu masjid Jama juga memperlakukan jam kunjung, kalo yang ini khusus bagi yang beragama non muslim, hal ini dibberlakukan agar tidak mengganggu umat muslim yang sedang menjalankan ibadah sholat.

Masjid Jama memang banyak menyimpan historis tentang perkembangan agama Islam disana, namun tidak hanya itu saja, keindahan arsitektur bergaya timur tengah ini memang sangat indah dan eksotik. Dibalut dengan bata merah, menjadikan majid ini memiliki tektur yang sangat indah di dinding-dindingnya. India memang negara yang menarik untuk dikunjungi, keanekaragaman kultur dan budaya mempercantik negaranya dan seakan mengajak semua orang untuk mengetahuinya.

BERITA TERKAIT

"Public Chaos", Ujung Interpretasi Media yang Salah

  Oleh : Ricky Rinaldi, Peneliti Madya Lembaga Studi Informasi Strategis (LSIS) Tidak dapat dipungkiri bahwa aktor yang paling berperan…

KPPU dan ULM Sinergi Ciptakan Persaingan Usaha yang Sehat

KPPU dan ULM Sinergi Ciptakan Persaingan Usaha yang Sehat NERACA Jakarta – Dalam rangka menciptakan iklim usaha yang sehat, Komisi…

Utang dan Defisit Anggaran yang Berkualitas

Oleh: Joko Tri Haryanto, Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu *) Seiring pengajuan Rancangan APBN Perubahan (APBN-P) 2017, pemerintah memperkirakan defisit APBN…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Galeri Nasional Pamerkan Karya Seni Rupa Pascareformasi

Galeri Nasional Indonesia bekerjasama dengan Japan Foundation Asia Center menyelenggarakan pameran "Resipro(vo)kasi: Praktik Seni Rupa Terlibat di Indonesia Pascareformasi" pada…

Prosesi Sedekah Laut di Cilacap dihadiri Ribuan Orang

Ribuan orang dari berbagai wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menyaksikan prosesi sedekah laut yang merupakan tradisi budaya nelayan setempat…

Jogja Street SculptureProject 2017 Hadirkan 54 Karya Patung

Jogja Street Sculpture Project (JSSP) 2017 akan digelar di Kawasan Kotabaru, Yogyakarta, dengan menghadirkan sebanyak 54 karya patung dari 50…