Tips Investasi Properti

NERACA

Jangan selalu berharap sebuah investasi akan mendatangkan keuntungan. Namun, sebelum memulai investasi sebaiknya pahami jenis investasi terlebih dahulu, agar tidak menyesal di kemudian hari. Berikut tips investasi properti yang harus di perhatikan.

Pilih-pilih pengembang

Ketika membeli rumah pilihlah perumahan yang dibangun oleh pengembang yang sudah memiliki track-record yang baik. Ini dikarenakan banyak pengembang baru yang terjun di bisnis property yang belum paham benar dengan bisnis properti.

Dikarenakan pengembang hanya melihat dari segi keuntungan yang akan didapat. Namun, ada beberapa pengembang baru ada juga yang berafiliasi dengan pengembang atau marketing property berpengalaman sehingga layak juga untuk diperhitungkan.

Lokasi yang terbaik

Lokasi rumah penting untuk diperhatikan. Jangan membeli rumah yang banyak dibeli oleh spekulan untuk investasi. Rumah-rumah dilokasi yang dibeli oleh spekulan kebanyakan akan dibiarkan kosong yang menyebabkan banyak orang tidak pindah dan tinggal di daerah tersebut.

Lihat Fasilitas

Fasilitas yang di tawarkan oleh pengembang memang menjadi market tersendiri untuk menarik minat pembeli. Fasilitas yang biasa di sediakan seperti tembat olah raga, kolam, renang, dan tempat bermain anak-anak. Pilihlah lokasi perumahan yang mudah untuk akses keluar antara perumahan ke pusat kota seperti jalan tol.

Perhatikan harga

Daya beli masyarakat yang terbatas dan kalah cepat dengan kenaikan harga menyebabkan hanya rumah-rumah tertentu saja yang laku untuk diperjual belikan. Untuk kalangan menengah rumah dengan harga dibawah Rp 1 miliar masih menarik dengan harga rata-rata antara Rp 500 juta – Rp. 800 juta. Sedangkan untuk anggota masyarakat yang lebih luas, rumah seharga Rp 100 juta – Rp 300 juta bisa laku seperti kacang goreng. Akan tetapi biasanya rumah dengan harga ini akan berada di daerah pinggiran ibu kota.

BERITA TERKAIT

BEI Resmikan Galeri Investasi di Untan

Direktur Pengembangan Bisnis PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Nicky Hogan meresmikan galeri investasi BEI di Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura (Untan)…

Investasi Pasar Modal di Kalbar Meningkat - Catatkan 9.566 Jumlah Investor

NERACA Pontianak - Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) cabang Pontianak, Taufan Febiola mengatakan, per 31 Januari 2018 sudah…

Jokowi: Ada 42 Ribu Aturan Hambat Investasi - KEBIJAKAN DESENTRALISASI DINILAI BERMASALAH

Jakarta-Presiden Jokowi mengungkapkan, masih ada peraturan di tingkat pusat hingga daerah yang menghambat investasi, bahkan jumlahnya mencapai 42.000 aturan. Sementara…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…

Pemerintah Permudah Bank Ekspansi di Asean

Pemerintah berupaya mempermudah kesempatan perbankan nasional untuk melakukan ekspansi di kawasan ASEAN seperti Singapura dan Malaysia dengan mendorong ratifikasi protokol…