free hit counter

Pengembangan Progam Transmigrasi Butuh Rp3 Triliun

Kamis, 16/08/2012

NERACA

Jakarta—Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengatakan dibutuhkan dana sedikitnya Rp3 triliun bagi pengembangan program transmigrasi dimana anggaran program saat ini adalah sekitar Rp1,5 triliun. "Agar pelaksanaan program transmigrasi berjalan dengan baik, tidak hanya dibutuhkan anggaran sampai Rp3 triliun, melainkan juga koordinasi lintas sektoral dan kementerian," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar di Jakarta, Rabu,15/8

Muhaimin mengatakan problem terberat dalam pengembangan program transmigrasi adalah ego sektoral sehingga ia meminta agar Bappenas memasukkan program transmigrasi sebagai program lintas sektoral dan kementerian. "Kita usulkan kepada Bappenas agar transmigrasi masuk bukan hanya program Kemnakertrans tetapi menjadi program di sektor PU, program wajib perhubungan dan beberapa sektor lain yang terkait. Tanpa itu kita tidak akan kuat tanggung sendiri," tambahnya

Sementara itu dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJMN) 2012-2014, pembangunan transmigrasi diprioritaskan pada upaya pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam. "Pembangunan transmigrasi tidak hanya terbatas pada aspek wilayah dan tata ruang secara fisik, melainkan juga pada aspek SDM yang mampu memberikan kontribusi nyata dan terukur dalam pembangunan," tuturnya.

Data Kemnakertrans menunjukkan, dalam konteks pengembangan wilayah dan kemajuan daerah, data keberhasilan transmigrasi cukup meyakinkan yakni sampai dengan 2012 tercatat ada 103 permukiman transmigrasi yang berkembang menjadi kabupaten/kota dan 382 permukiman transmigrasi menjadi ibukota kecamatan.Next