Investor Mulai Tinggalkan Transaksi, IHSG Cenderung Lemah

NERACA

Jakarta – Sehari jelang libur Lebaran, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu ditutup menguat 20,430 poin (0,50%) ke level 4.141,986. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 5,443 poin (0,77%) ke level 715. Penguatan indeks ditengah bursa Asia yang melemah disebabkan aksi beli pelaku pasar menjelang penutupan perdaganga.

Rupanya aksi beli ini dicoba dimanfaatkan investor meraup untung sebelum libur panjang Lebaran. Indeks menguat atas penguatan saham-saham lapis dua yang didera aksi beli, terutama marak menjelang penutupan perdagangan. Hanya dua sektor yang masih melemah, yaitu agrikultur dan tambang.

Berikutnya, indeks Kamis diproyeksikan akan bergerak stagnan dengan kecenderungan melemah karena investor lebih banyak jual karena libur Lebaran. Indeks sendiri diproyeksikan akan bergerak di level 4.100-4.120.

Pada perdagangan kemarin, berjalan sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 86.082 kali pada volume 3,422 miliar lembar saham senilai Rp 3,083 triliun. Sebanyak 96 saham naik, sisanya 125 saham turun, dan 91 saham stagnan.

Koreksi bursa-bursa di Asia jatuh semakin dalam. Bursa saham Hong Kong jatuh paling dalam pada penutupan perdagangan Rabu sore. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Internasional Sarana Menara (TOWR) naik Rp 1.000 ke Rp 19.500, Surya Toto (TOTO) naik Rp 900 ke Rp 7.700, Fastfood (FAST) naik Rp 900 ke Rp 13.900, dan Telkom (TLKM) naik Rp 400 ke Rp 9.250.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 450 ke Rp 20.200, Indomobil (IMAS) turun Rp 350 ke Rp 5.750, Astra Agro (AALI) turun Rp 250 ke Rp 22.000, dan Supreme Cable (SCCO) turun Rp 200 ke Rp 5.000.

Menutup perdagangan sesi I, indeks BEI ditutup naik tipis 7,114 poin (0,17%) ke level 4.128,670. Sementara Indeks LQ45 menguat 2,510 poin (0,35%) ke level 712,487. Indeks berhasil balik ke zona hijau menyusul aksi beli di saham-saham lapis dua. Sedangkan saham-saham unggulan terkena tekanan jual.

Perdagangan berjalan sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 43.873 kali pada volume 1,432 miliar lembar saham senilai Rp 1,525 triliun. Sebanyak 77 saham naik, sisanya 117 saham turun, dan 82 saham stagnan.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Surya Toto (TOTO) naik Rp 1.050 ke Rp 7.850, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 1.000 ke Rp 19.500, Telkom (TLKM) naik Rp 300 ke Rp 9.150, dan Indocement (INTP) naik Rp 300 ke Rp 20.450.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 450 ke Rp 20.200, Indomobil (IMAS) turun Rp 300 ke Rp 5.800, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 250 ke Rp 51.100, dan Semen Gresik (SMGR) turun Rp 150 ke Rp 12.800.

Pada awal perdagangan, indeks BEI dibuka turun 5,79 poin atau 0,14% ke posisi 4.115,77. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 1,47 poin (0,21%) ke level 708,51,”IHSG pagi bergerak 'sideways' dengan kecenderungan melemah seiring pelemahan bursa regional," kata analis Samuel Sekuritas Christine Salim.

Dia menambahkan, bursa regional kembali bergerak melemah dipicu dari koreksi bursa AS dan koreksi pada harga minyak dunia ke level US$ 93 per barel. Beberapa saham yang telah menguat signifikan terutama pada perdagangan sebelumnya, sudah diperkirakan terkoreksi terutama sektor otomotif dan semen.

Analis Panin Sekuritas Purwoko Sartono menambahkan, sepinya sentimen positif pada perdagangan Rabu akan menekan IHSG dan bergerak di kisaran 4.090-4.149 poin. Dia mengatakan, antisipasi terhadap aksi ambil untung (profit taking) menjelang liburan Lebaran juga akan menjadi sentimen tambahan.

Tercatat bursa regional di antaranya indeks Hang Seng melemah 222,94 poin (1,10%) ke level 20.068,74, indeks Nikkei-225 turun 24,19 poin atau 0,27% ke level 8.904,54 dan Straits Times melemah 17,01 poin (0,58%) ke level 3.069,79. (bani)

BERITA TERKAIT

Rifan Financindo Berjangka Optimis Tercapai - Targetkan Transaksi 500 Ribu Lot

NERACA Surabaya - Meskipun Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Future Exchange (JFX) memangkas target transaksi 30% lantaran kondisi ekonomi…

KERJASAMA TRANSAKSI PRODUK PENERBANGAN

KERJASAMA TRANSAKSI PRODUK PENERBANGAN : Pramugari Citilink memperlihatkan replika kartu uang elektronik co branding Bank Mandiri - Citilink usai penandatanganan…

Pelaku Pasar Butuh Kepastian Hukum - Berpotensi Merugikan Investor

NERACA Jakarta – Kepastian hukum bagi pelaku usaha merupakan hal yang penting dalam keberlangsungan usaha dan begitu juga halnya dengan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - KAI Tawarkan Kupon Bunga Hingga 8%

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnisnya dan termasuk peremajaan armada, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi I…

Laba Bersih Hartadinata Tumbuh 28,4%

NERACA Jakarta – Sepanjang kuartal tiga 2017, PT Hartadinata Abadi Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 95 miliar atau naik…

KPEI Sosialisasikan Kualitas Agunan

Demi meningkatkan kehatian-hatian transaksi, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) menyelenggarakan sosialisasi kepada para anggota kliring mengenai peningkatan kualitas agunan.…