Ganti Satelit Hilang, Telkom Sewa Satelit Senilai US$ 1 juta

Menggantikan satelit Telkom 3 yang hilang, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) akan menyewa transponder dari operator satelit lain. Hal ini dilakukan agar tidak mengganggu kinerja perseroan.

Head of Corporate and Communication Affair Telkom Slamet Riyadi mengatakan, pihaknya telah menyewa satelit untuk menggantikan Telkom 3. Pihaknya telah menyewa dari Apstar Satellite (Hongkong), China Satellite, JCSAT, dan The Sino Satellite Communication Company, “Kami menyewa satelit untuk menggantikan Telkom 3,”katanya di Jakarta kemarin.

Lebih lanjut dia menuturkan, pihaknya menyiapkan investasi sekitar US$1 juta untuk transponder per tahun. Rata-rata satu satelit ada 34 transponder. Namun pihaknya belum dapat memastikan berapa banyak tambahan transponder yang akan disewa.

Selain itu, Slamet menuturkan, asuransi satelit Telkom-3 tersebut senilai US$185,3 juta atau sekitar Rp1,6 triliun. Satelit Telkom-3 tersebut diasuransikan kepada PT Asuransi Jasa Indonesia.

Sebelumnya, asuransi Jasindo menyatakan siap mengganti klaim asuransi dari satelit milik PT Telkom. Direktur Utama PT Asurandi Jasindo, Budi Tjahjono pernah bilang, pihaknya siap memberikan ganti rugi jika memang satelit Telkom-3 hilang. "Kami siap mengganti satelit milik PT Telkom tersebut,"tegasnya.

Sebagaimana diketahui, satelit Telkom-3 milik PT Telkom dikabarkan menghilang. Hilangnya satelit yang akan dipakai untuk meningkatkan kecepatan internet itu hilang bersamaan dengan satelit milik Rusia. Satelit seharga US$ 150 juta itu merupakan satu dari sekian satelit yang gagal diorbitkan oleh Rusia.

Menurut Budi, Telkom saat ini tengah menunggu kepastian dari Rusia ihwal hilangnya satelit tersebut. Pasalnya, penyataan dari Rusia tersebut sangat penting untuk dijadikan klaim asuransi, "Memang begitu prosedurnya, jadi harus tunggu pernyataan dari Rusia," ujarnya.

Setelah pernyataan dari Rusia muncul, Jasindo disebutnya siap mengeluarkan uang ganti rugi tersebut. (bani)

BERITA TERKAIT

Taspen Kerjasama Sinergis Dengan Telkom - Tingkatkan Layanan Digital

NERACA Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Taspen (Persero) bersinergi mengembangkan dan mengimplementasikan digitalisasi pelayanan pembayaran pensiun…

Targetkan Satu Juta Pengunjung - Mandiri PRI 2017 Akan Jadi Ajang Pameran Unik dan Tak Terlupakan

Targetkan Satu Juta Pengunjung Mandiri PRI 2017 Akan Jadi Ajang Pameran Unik dan Tak Terlupakan NERACA Jakarta – Mandiri Pekan…

VIVA Percepat Lunasi Utang US$ 252 Juta - Pangkas Beban Utang

NERACA Jakarta – Menjaga pertumbuhan kinerja keuangan yang positif, VIVA Group berambisi memangkas beban utang. Teranyar, perseroan telah melakukan percepatan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - KAI Tawarkan Kupon Bunga Hingga 8%

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnisnya dan termasuk peremajaan armada, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi I…

Laba Bersih Hartadinata Tumbuh 28,4%

NERACA Jakarta – Sepanjang kuartal tiga 2017, PT Hartadinata Abadi Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 95 miliar atau naik…

KPEI Sosialisasikan Kualitas Agunan

Demi meningkatkan kehatian-hatian transaksi, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) menyelenggarakan sosialisasi kepada para anggota kliring mengenai peningkatan kualitas agunan.…