Kinerja BTN Tumbuh Lampaui Industri - DPK Capai 30,65%

NERACA

Jakarta—PT Bank Tabungan Negara (BTN) mengungkapkan kinerja perseroan tumbuh di atas rata-rata industri. Karena itu diyakini bias meraih target pada 2012. “Kami bersyukur kinerja Bank BTN semester I tahun 2012 tumbuh lebih baik di atas rata-rata industri. Karena itu kami optimis dapat mencapai target,” kata Direktur Utama Bank BTN, Iqbal Latanro saat paparan kinerja Bank BTN per 30 Juni 2012 di Jakarta, 14 Agustus 2012.

Dalam paparan kinerja per 30 Juni 2012 tersebut Bank BTN telah membukukan Asset sebesar Rp.95,512 Triliun tumbuh 29,30% dari assetnya pada posisi yang sama tahun 2011 yang sebesar Rp.73,867 Triliun. Sementara dari sisi Kredit dan Pembiayaan juga mengalami pertumbuhan dari Rp.56,458 Triliun pada 30 Juni 2011 menjadi Rp.72,096 Triliun pada 30 Juni 2012.

Pertumbuhan kredit ini mencapai 27,70%. Bank BTN memproyeksikan kredit yang diberikan Perseroan akan terus tumbuh sampai dengan akhir tahun 2012. Meskipun ekspansi kredit perseroaan terus bertumbuh, Bank BTN berhasil menjaga NPL kreditnya tetap sehat. “NPL (Net) Bank BTN per 30 Juni 2012 tercatat 2,42%. Pencapaian NPL ini lebih baik dibanding 2011 yang sebesar 3,78%,” tambahnya

Sementara untuk Dana Pihak Ketiga Perseroan tumbuh dari Rp.50,953 Triliun pada semester I 2011 menjadi Rp.66,571 Triliun pada posisi yang sama tahun 2012. Dana pihak3 Bank BTN pada tahun 2012 pertumbuhannya mencapai 30,65%. Laba Bersih Perseroan juga mengalami pertumbuhan 39,59% dari Rp.472 Milyar pada semester I 2011 menjadi Rp.659 Milyar pada posisi yang sama tahun 2012.

Bank BTN mencatatkan Interest Income pada semester I 2012 sebesar Rp.4,359 Triliun atau tumbuh 20,37% dari posisi yang sama tahun 2011 yang sebesar Rp.3,622 Triliun. Net Interest Income Perseroan tercatat Rp.2,276 Triliun pada semester I 2012 atau lebih baik dari posisi yang sama tahun 2011 yang sebesar Rp.1,696 Triliun. Net Interest Income ini tumbuh 34,15%.

Perseroan pada semester I 2012 juga mencatatkan rasio keuangannya yang secara umum menunjukkan kinerja yang sehat. Rasio-rasio keuangan Bank BTN pada semester I 2012 masing-masing tercatat untuk CAR 15,59%. NIM dan ROE masing-masing tercatat 5,89% dan 18,43%. Dengan potensi dan peluang yang dimiliki Perseroan, Iqbal Latanro optimis bahwa rasio-rasio keuangan Bank BTN akan tumbuh menjadi lebih baik pada akhir tahun 2012. **kam

BERITA TERKAIT

Menperin Nilai Indonesia Siap ke Arah Industri Berbasis Digital - Sektor Riil

NERACA Jakarta – Pelaku industri nasional perlu memanfaatkan perkembangan bisnis dan teknologi dari era ekonomi digital saat ini, seperti yang…

Bidang Industri Kabupaten Sukabumi Fokus Jalankan RPIK

Bidang Industri Kabupaten Sukabumi Fokus Jalankan RPIK NERACA Sukabumi - Tahun ini, Bidang Perindustrian pada Dinas Perindustrian Energi Sumber Daya…

Luncurkan G-Pro, Asuransi Generali Gaet BTN

      NERACA   Jakarta - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

BERITA LAINNYA DI BERITA FOTO

PRAKTIK RIAS FANTASI

Sejumlah siswi jurusan kecantikan SMK Negeri 4 Solo mengikuti praktik tata rias fantasi saat ujian kompetensi di sekolah mereka, Solo,…

PENINGKATAN PENGGUNA APLIKASI GO-FOOD

Chief Commercial Expansion Go-Jek Catherine Hindra Sutjahyo (kanan) berbincang dengan Deputi Akses Permodalan Badan Ekonomi Kreatif Fadjar Hutomo di sela…

MENTERI ESDM KUNJUNGI BPPTKG

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan (kiri) mengamati alat analisa kimia batuan saat berkunjung di Balai Penyelidikan…