KSEI Keluhkan Pengguna Kartu AKSes Rendah - Hanya 10% Investor Yang Login

NERACA

Jakarta - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengakui tingkat kesadaran investor mengggunakan kartu Acuan Kepemilikan Sekuritas (AKSes) masih rendah. Berdasarkan data KSEI, baru 32 ribu investor yang melakukan login dari jumlah sub account sekitar 320 ribu investor.

Hal tersebut disampaikan Direktur KSEI Margaret Tang di Jakarta kemarin. Selain itu, data KSEI juga mengungkapkan ada peningkatan jumlah investor yang login per 31 Juli 2012. Dimana jumlah investor yang login ke fasilitas AKSes sebanyak 16.803 meningkat sebesar 93,81% menjadi 32. 566, “Kita berharap investor dapat memanfaatkan penggunaan kartua AKSes lebih banyak lagi,”ujarnya.

Disamping itu, Margaret juga menuturkan, total sub rekening mengalami peningkatan sebesar 1,5% dari 346.864 per 29 Juli 2011 menjadi 352.077 pada 31 Juli 2012. Namun terjadi penurunan jumlah sub rekening efek cukup drastis karena ada penutupan sub rekening efek 12.857 sub rekening efek menjadi 352.077 sub rekening efek pada Juli 2012 dari 365.602 sub rekening efek.

"Pada Juni ke Juli ada penutupan sub rekening efek dalam rangka pemisahan rekening dana nasabah dengan perusahaan efek. Jadi bersih-bersih dilakukan oleh perusahaan efek," kata Margaret.

Sebelumnya, Direktur Utama KSEI Ananta Wiyogo juga mengakui, pengguna kartu AKSes masih rendah. Pasalnya, baru 10% yang melakukan login ke situs resmi AKSes untuk mengecek efek dan dananya. “Hingga 31 Juli 2012, jumlah investor yang login ke fasilitas AKSes baru sekitar 32,566 atau hanya 10% dari pemegang kartu AKSes yang ada,” ujarnya.

Kartu AKSes merupakan fasilitas yang diluncurkan KSEI pada 18 Juni 2009 yang berfungsi sebagai perlindungan investor pasar modal Indonesia melalui keterbukaan informasi atas portofolio investasi nasabah yang tersimpan di KSEI.

Dengan kartu AKSes, nasabah dapat melakukan pemantauan (monitoring) atas saldo efek maupun dana yang dimiliki, serta memantau aktivitas transaksi dan mutasi yang terjadi atas asetnya tersebut.

Ananta menuturkan jika pada tahun lalu KSEI gencar melakukan program sosialisasi kartu AKSes untuk meningkatkan jumlah pemegang kartu tersebut, maka pada tahun ini pihaknya berupaya mengajak investor untuk dapat memanfaatkannya.

Menurutnya, kartu AKSes baru dapat dirasakan manfaatnya jika digunakan oleh investor untuk melakukan monitoring kepemilikan efek dan dananya, karena itu dirinya menghimbau para nasabah untuk login secara berkala ke fasilitas AKSes.(bani)

BERITA TERKAIT

Dishub Sukabumi Siap Pasang Stiker Angkutan Online Yang Berizin

Dishub Sukabumi Siap Pasang Stiker Angkutan Online Yang Berizin  NERACA Sukabumi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi akan memberikan tanda…

SMF Sebut Minat Investor Cukup Tinggi - Obligasi Kelebihan Permintaan

NERACA Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) menilai minat investor untuk berivestasi pada surat utang (obligasi) cukup tinggi seiring…

Investasi Pasar Modal di Kalbar Meningkat - Catatkan 9.566 Jumlah Investor

NERACA Pontianak - Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) cabang Pontianak, Taufan Febiola mengatakan, per 31 Januari 2018 sudah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…

Bukalapak dan JNE Hadirkan Layanan JTR

Sebagai bentuk komitmen Bukalapak untuk terus berusaha memberikan layanan terbaik dan mengoptimalkan jasa layanan pengiriman barang besar yang dapat mempermudah dan…