Adi Sarana Armada Layani Penyewaan Lepas Kunci - Transportasi Lebaran

NERACA

Jakarta - Perusahaan car rental, transportasi logistik, dan driver services, PT Adi Sarana Armada (ASSA) menggelar paket mudik Lebaran 2012 bertajuk "Mudik Nyaman Bareng ASSA" pada 14 Agustus-25 Agustus 2012. Program mudik bareng ini dilakukan secara serentak di lebih dari 30 jaringan ASSA yang tersebar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Bali, Surabaya, Semarang, dan beberapa kota lainnya. Hal tersebut disampaikan Branch Manager ASSA, Ilham Jaya, di Jakarta, kemarin.

Ilham mengatakan, layanan perusahaannya bersifat kostumisasi, sehingga semua diatur sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan pelanggan. Jika pelanggan tidak ingin direpotkan dengan urusan menyetir, pihak ASSA juga menyediakan juru mudi untuk mengantar sampai ke tujuan. Sistem penyewaan yang digunakan pun sistem penyewaan lepas kunci dan dengan sopir. Untuk tarif sewa kendaraan dengan sistem lepas kunci sendiri mencakup pilihan sewa 7 hari dan 10 hari.

"Paket tujuh hari berkisar dari Rp3,5 juta sampai dengan Rp5,6 juta. Sedangkan paket 10 hari berkisar dari Rp4 juta sampai dengan Rp6,4 juta. Biaya tambahan akan dikenakan apabila waktu penyewaan bertambah. Tambahan biaya sewa per jam berada di kisaran Rp60 ribu-Rp80 ribu tergantung dari jenis mobil yang disewa. Jenis mobil yang disewakan umumnya berjenis multi purpose vehicle (MPV) atau mobil keluarga," jelasnya.

Dia menambahkan, pemudik yang melakukan perjalanan di luar Jawa tidak perlu khawatir karena kantor cabang ASSA tersebar luas sampai ke area Sumatera, Kalimantan, sampai Sulawesi. Selain itu, pihaknya akan mengantar pemudik begitu sampai di bandara. “Sesampai mereka di bandara, mobil ASSA sudah kami antar. Dan jika pelanggan sewa dengan lepas kunci, mereka bisa langsung pakai mobilnya saat itu juga,” ujarnya.

Tidak hanya itu, di lebaran 2012 ini, pihak ASSA juga menyediakan paket-paket untuk perusahaan yang ingin memberi reward berupa fasilitas mudik bagi karyawannya dan menyediakan fasilitas lainnya, mulai dari mobil pengganti, layanan darurat 24 jam, mobil service, bengkel rekanan, serta asuransi.

"Kita selalu menyediakan mobil cadangan untuk pelanggan. Kami ingin mobilitas para pelanggan tak pernah terhambat hanya karena urusan transportasi. Begitu pula kalau ada halangan di jalan, tim kami siap membantu," ujarnya.

ASSA mencatatkan pertumbuhan yang cukup signifikan dan konsisten sepanjang empat tahun terakhir, baik dalam penambahan armada, ekspansi jaringan serta peningkatan kualitas layanan. Direktur ASSA Jany Candra mengatakan, di akhir tahun 2011, jumlah armada ASSA sebanyak 8.700 dan pada Juni 2012 sudah mencapai 9.800 armada, sedang hingga pertengahan Agustus ini, jumlahnya sudah melampaui 10 ribu unit. “Artinya target pertumbuhan kita selalu konsisten tercapai di atas 30%,” ujarnya.

Di tahun ini, menurut Jany, ASSA telah meresmikan kantor perwakilan di area Pematangsiantar dan melakukan relokasi outlet di area Bandung dan Makassar. Adapun total kantor cabang dan perwakilan saat ini telah mencapai 33 kantor cabang yang diperkuat dengan 590 bengkel resmi yang tersebar di Indonesia.

Selain didukung dengan supporting sistem yang terintegrasi, serta asuransi kecelakaan. ASSA juga mengedapankan sistem manajemen mutu, lingkungan, keselamatan, dan kesehatan. Realisasinya yaitu melalui perolehan ISO 9001:2008, ISO 14001:2004, dan OHSAS 18001:2007.

Jani menambahkan, saat ini pihaknya sedang mengkaji strategi untuk diversifikasi sumber modal dan melakukan ekspansi untuk mengembangkan perusahaan transportasi Logistik. Selama ini, menurut dia pendanaan masih didominasi pinjaman perbankan dan kas internal perusahaan.“Bisa dengan mengeluarkan obligasi, right issue, hingga Initial Public Offering (IPO),” pungkasnya.

BERITA TERKAIT

Pemprov Jabar Tak Bekukan Transportasi Online

Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat menegaskan pihaknya tidak pernah membekukan operasional angkutan transportasi dalam jaringan atau daring/online di wilayah itu…

Ekonom: Larangan Transportasi Online Berdampak Negatif

Jakarta-Ekonom UI Berly Martawardaya menilai, penolakan yang berujung pelarangan pada transportasi online berdampak negatif pada perekonomian. Sebab, mata pencaharian ratusan…

Rukun Raharja Lepas 33% Saham di PRA

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) melepas kepemilikan sahamnya di PT Panji Raya Alamindo (PRA) sebanyak 33% kepada Tokyo Gas Co.…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Pembentukan Holding BUMN Sektoral Bisa Picu Masalah Baru

NERACA Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno telah menetapkan setidaknya enam induk usaha (holding) BUMN akan…

Kerjasama Industri - ASEAN Mengharmonisasi Standar Produk Otomotif

NERACA Jakarta – Sebagai salah satu produsen otomotif terbesar di kawasan Asia Tenggara, Indonesia berupaya untuk meningkatkan kerja sama dengan…

Terkait Kunjungan Kerja ke Tiongkok - Pemerintah Fokus Mengembangkan Industri Hijau

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian fokus untuk mengembangkan program industri hijau, di mana setiap sektor manufaktur nasional perlu menerapkan prinsip…