Kucuran Kredit Infrastruktur BRI Rp20 Triliun

NERACA

Jakarta--PT Bank Rakyat Indonesia Tbk mengaku penyaluran kredit untuk proyek infrastruktur mencapai sekitar Rp15-20 triliun sepanjang 2012. "Proyek ini proposalnya sudah masuk dan untuk pekerjaan umum," kata Dirut BRI, Sofyan Basyir ditemui saat ditemui pada acara "Mudik Bersama nasabah Kupedes", di Jakarta,14/8

Menurut Sofyan, perseroan telah menerima proposal proyek infrastruktur dari sejumlah BUMN, yakni PT Adhi Karya Tbk, PT Hutama Karya, serta PT Pelindo II Persero.

Lebih jauh Sofyan menambahkan porsi kredit infrastruktur BRI ke perusahaan BUMN hampir 100 %. Salah satu contohnya, pembangunan Terminal Kalibaru, Tanjung Priok, yang membutuhkan dana sebesar Rp22 triliun. Nantinya, BRI bersama BUMN perbankan mengucurkan dana melalui sindikasi kredit sebesar Rp11 triliun. "Nanti ada BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, namun tergantung proyeknya bagaimana," ujarnya

Total plafon kredit BRI kepada perusahaan-perusahaan BUMN mencapai Rp80,6 triliun. Penyaluran kredit ini hampir ke semua sektor usaha BUMN, antara lain pertambangan, energi, transportasi, infrastruktur, logistik, perkebunan, hingga telekomunikasi.

Hingga semester pertama 2012, penyaluran kredit BRI sekitar Rp304,81 triliun, naik 14,67 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp265,82 triliun. Penyaluran kredit ini jauh lebih kecil dibanding dengan rata-rata industri sebesar 28 %. Portofolio kredit mikro BRI tercatat meningkat 15,03 % dari Rp83,97 triliun pada tahun lalu, menjadi Rp96,56 triliun.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali, mengatakan perseroan kembali menggelar acara mudik gratis yang kedelapan kalinya. Mudik gratis ini merupakan program tahunan yang diadakan perseroan yang diselenggarakan sejak 2005. "Mudik bersama nasabah Kupedes dan Simpedes BRI ini merupakan acara mudik bersama ke-8 sejak 2005," ungkapnya

Ali melanjutkan, nasabah yang ingin mengikuti program mudik garis, adalah nasabah Kupedes BRI minimal lima tahun dengan riwayat pinjaman lancar, plafon pinjaman sampai Juni 2012 minimal Rp5 juta. **cahyo

BERITA TERKAIT

Infrastruktur Gas untuk Kemandirian Energi Nasional

  NERACA Jakarta - Pembangunan infrastruktur gas yang memadai ke seluruh daerah di Indonesia dengan didukung alokasi anggaran yang mencukupi…

Intiland Targetkan Penjualan Rp 3,3 Triliun - Mengandalkan Proyek Mixed Use

NERACA Jakarta – Geliat bisnis properti di tahun politik diyakini masih berpeluang tumbuh, menjadi sentimen positif bagi PT Intiland Development…

BJB Bukukan Laba Rp1,6 triliun

  NERACA Jakarta - Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) membukukan laba bersih sebesar Rp1,6 triliun…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bikin Program Pendidikan, Bank Mandiri Gaet UGM

      NERACA   Jakarta - Bank Mandiri menjalin kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam peningkatan kemampuan perbankan…

Genjot DPK, BTN Gelar Program “Super Untung Jaman Now”

      NERACA   Jakarta - Berhasil meraih pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 20,45% di atas rata-rata industri…

Waspada Bahaya “Jackpotting”

    NERACA   Jakarta - Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi atau Communication and Information System Security Research Center…