ZTE Skate Siap Bersaing dipasar Smartphone Kelas Menengah

Setelah malang melintang dipasar smartphone di China, Amerika, dan Eropa, ZTE Skate akhirnya mendarat di Indonesia. ZTE Indonesia meluncurkan smartphone berbasis Android yang telah terjual sebanyak lima juta unit secara global tersebut. ZTE menyakini bahwa produknya banyak memiliki kelebihan dan memiliki nilai jual yang sangat bagus.

Menurut Susanto Sosilo, Director of Device Division PT ZTE Indonesia bahwa kelebihan utama yang ditonjolkan ZTE Skate adalah layarnya yang memiliki resolusi WVGA dengan kerapatan 800×480 pixel dan berukuran 4,3 inci. Tampilan layar tersebut diperkuat chip grafis Adreno 200 dengan akselerasi 3D. ZTE Skate menyuguhkan pengalaman menonton video HD dan memainkan game-game terbaru dengan audio yang didukung Dolby Mobile.

ZTE juga membenamkan fitur lain, seperti dukungan jaringan 3G dengan kecepatan transfer data HSDPA yang mencapai 7,2 Mbps, Bluetooth A2DP, A-GPS, serta sensor kamera beresolusi 5 megapixel dengan autofocus dan flash. Sayangnya, ZTE Skate hanya dilengkapi sistem operasi Android 2.3 Gingerbread. “Smartphone ini masih menggunakan Android 2.3 Gingerbread, karena OS Android yang sudah stabil saat ini baru Gingerbread,” ujar Susanto.

Agus Honggo Widodo, President Director PT Synnex Metrodata Indonesia (SMI), menjelaskan bahwa ZTE Skate menyuguhkan beragam keunggulan dalam banderol harga yang terjangkau, yaitu Rp 1,9 juta. “Dengan harga tersebut dan juga memiliki fasilitas dan juga fitur-fitur yang mumpuni maka kami yakin ZTE Skate bias merebut hati para pengguna smartphone,” paparnya.

Penandatangan LOA yang dilaksanakan oleh Dr. Luo Zhongsheng, President of Handset Business Asia Pacific ZTE Corporation (kiri), dan Agus Honggo Widodo, President Director Synnex Metrodata Indonesia (kanan).

Dalam kesempatan yang sama, ZTE Indonesia menandatangani kesepakatan kerja sama dengan SMI yang ditunjuk sebagai distributor resmi. “Synnex akan memasarkan rangkaian produk ZTE, dari smartphone, tablet, hingga modem,” tutur He Shiyou, Executive Vice President ZTE Corporation. “Ini merupakan kerja sama yang saling menguntungkan dan kami akan meningkatkan market share, serta memberikan keuntungan lebih bagi para pelanggan.”

BERITA TERKAIT

Pemerintah Pacu Daya Saing IKM Lewat Platform Digital E-Smart - Industri Kecil dan Menengah

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian semakin gencar memacu pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) nasional agar memanfaatkan platform digital e-Smart…

MDIS Rilis Program Baru Manajemen dan Bisnis - Mendorong Lulusan Siap Kerja

NERACA Jakarta - The Management Development Institute of Singapore (MDIS), sebagai institusi pendidikan nirlaba tertua di Singapura yang berorientasi pada…

Dirut BTN Tegaskan IKA Undip Siap Dukung Program Pemerintah - Terpilih Ketua IKA UNDIP

  NERACA Semarang - Ikatan Alumni Keluarga Universitas Diponegoro (IKA Undip) siap mendukung pemerintah dalam menyukseskan program pembangunannya seperti infrastruktur…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

Serangan Ransomware Masih Jad Ancaman Terbesar Pada Dunia Digital

Serangan siber peranti lunak, Ransomware, masih menjadi ancaman terbesar dunia digital yang saat ini tengah diadopsi nyaris di seluruh sektor,…

Mencegah Penyalahgunaan NIK - Kemkominfo Perbaiki Fitur Cek Nomor Registrasi

Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Ahmad M Ramli memastikan bahwa pihaknya akan memperbaiki fitur cek nomor registrasi sehingga nantinya…

Menghindari Virus Pada Smartphone

Selain bisa merusak komputer, virus, dan malicious software (malware) juga kerap menyerang smartphone. Berbagai risiko mungkin terjadi ketika smartphone terkena…