Memilih Bank Terpercaya

NERACA

Bijaklah dalam memilih bank. Baik ketika anda akan berurusan dengan bank konvensional atau pun bank syariah, perhatikanlah faktor-faktor berikut:

Pertama, pilih bank yang transparan dan rajin dalam mengumumkan laporan keuangannya di media massa.

Kedua, pilih bank yang memiliki reputasi baik. Salah satu bukti bahwa bank dikelola oleh manajemen yang profesional dan prudent adalah dengan sertifikasi manajemen mutu ISO 9001 dari lembaga yang berwenang.

Ketiga, pilih bank yang memiliki tingkat pengembalian asset yang tinggi. Ukuran ini juga dipakai Bank Indonesia dalam menilai kesehatan bank

Keempat, agar tidak terlalu memberatkan Anda, pilih bank yang memberi bunga rendah dan kemudahan pembayaran cicilan. Baiknya bandingkan beberapa bank, perhatikan bagaimana perhitungan masing-masing. Pilih bank yang memberikan fasilitas dengan besaran cicilan yang berjenjang.

Kelima, pilih bank yang selama ini dikenal memberi layanan customer care yang cepat dan mudah bagi kepentingan nasabah.

Reputasi banknya. Pilihlah bank yang bonafide, artinya sehat, minimal memenuhi standar kesehatan dari bank Indonesia, memberikan fasilitas yang memuaskan dan bisa memberikan tingkat bunga deposito yang kompetitif.

Peraturan bank Indonesia hanya membolehkan sebuah bank memberikan suku bunga deposito maksimal atau dibawah suku bunga penjaminan bank Indonesia. Jika suatu bank berani melanggar ketentuan tersebut bisa jadi hal ini mengindikasikan banknya sedang tidak sehat dan sedang sangat membutuhkan dana.

BERITA TERKAIT

Bank Banten Dukung GPN Bank Indonesia

Bank Banten Dukung GPN Bank Indonesia NERACA Cilegon - PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk (Bank Banten), selaku bank milik…

Pertemuan IMF-World Bank Beri Dampak 0,64% ke Ekonomi Bali

    NERACA   Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan Pertemuan Tahunan IMF-WB dapat memberikan dampak…

Bank Perlu Diarahkan Pembiayaan Pangan Berkelanjutan

    NERACA   Jakarta - Perbankan di Indonesia perlu didorong memahami pentingnya penyaluran pembiayaan untuk pembangunan berkelanjutan karena bermanfaat…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…