Maksimalkan Pelayanan Perbankan - Menjelang Idul Fitri :

Tuntutan kemudahan transaksi dan pelayanan yang maksimal menjadi perhatian bagi industri perbankan, terlebih saat intensitas aktifitas ekonomi menjelang dan pasca hari raya.

NERACA

Menjelang libur lebaran pelayanan perbankan terus di tingkatkan, ini karenakan pihak bank akan mengoptimalkan pelayanan yang diberikan oleh pihak bank. Agar masyarakat dapat dengan mudah melakukan transaksi selama libur panjang.

Tuntutan kemudahan transaksi dan pelayanan yang maksimal menjadi perhatian bagi industri perbankan, terlebih kondisi ini didukung seiring dengan perubahan ekonomi, sosial dan gaya hidup nasabah yang menginginkan pelayanan yang nyaman aman, mudah dan cepat.

Merespon kebutuhan nasabahnya, PT Bank CIMB Niaga terus optimalkan pelayanan dengan menghadirkan Prefered Phone Banking 500800. Layanan ini merupakan pelayanan personal yang lebih lengkap, fleksible, mudah, aman, nyaman dan dapat diakses 24 jam dari belahan dunia di manapun para nasabah Bank CIMB Niaga berada. Selain itu, layanan ini juga melengkapi layanan sebelumnya melalui internet banking atau mobile banking yang dirasakan bagi sebagian nasabah rumit, serta limit transaksi yang sangat terbatas.

Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin Rasyid mengatakan, Preferred Phone Banking atau yang disingkat PBB 500800 adalah layanan yang sangat personal. “Phone Banking Officer kami akan mengenali nomor telepon nasabah dan menyapa nama nasabah langsung tanpa harus melontarkan berbagai pertanyaan identifikasi seperti layanan telepon umumnya,"katanya.

Dengan menggunakan layanan ini, nantinya nasabah premium bisa melakukan transfer sampai dengan Rp 3 miliar untuk rekening tujuan di dalam negeri dan Rp 1 miliar untuk tujuan di luar negeri dengan menggunakan kurs yang sangat kompetitif dan kabar baiknya, layanan ini bebas biaya hingga 6 bulan kedepan sejak layanan PBB di luncurkan.

Keamanan Transaksi

Asal tahu saja, layanan Preferred Phone Banking 500800 akan melengkapi keragaman jalur distribusi elektronik CIMB Niaga. Nilai lebih dari layanan ini, selain kemudahan, kenyamanan, keamanan, fleksibilitas adalah efisiensi bagi nasabah karena segala macam transaksi bisa dilakukan kapanpun dimanapun. Lalu bagaimana dengan keamanannya ?, layanan Preferred Phone Banking 500800 sudah dirancang dengan strandard teknologi terkini yang hanya dimiliki oleh beberapa bank saja di seluruh dunia.

Kata Arwin, untuk setiap transaksi finansial, nasabah dilindungi dengan keamanan ganda, yaitu PIN personal dan Passcode acak yang dikirim ke ponsel nasabah yang terdaftar. Nasabah hanya memerlukan proses registrasi terlebih dahulu dimana registrasi berguna untuk mendaftarkan rekening atau transaksi yang sering Anda gunakan.

“Untuk menggunakan layanan terbaru dari CIMB Niaga, anda dapat menelpon ke 500800 untuk berbicara dengan operator dan melakukan transaksi. Layanan ini akan memberikan kemudahan dimana proses transaksi yang Anda lakukan tidak lebih dari 3 menit, karena operator telah memiliki data-data yang diperlukan, sehingga Anda dapat mudah dan cepat melakukan transfer antar rekening,”tandasnya.

Segmen dari layanan Preferred Phone Banking 500800 ini adalah para nasabah yang memiliki mobilitas yang sangat tinggi dan sedikit waktu luang. Sesuai dengan segmennya, maka diharapkan layanan Preferred Phone Banking 500800 bisa mendongkrak pertumbuhan dana kelolaan nasabah kaya atau private banking mencapai 20% sampai akhir tahun. Saat ini total dana kelolaan perseroan dari nasabah kaya telah mencapai Rp30 triliun dengan jumlah nasabah mencapai 45 ribu

Perseroan optimis target tersebut bisa tercapai mengingat sejauh ini perseroan telah meluncurkan layanan yang menguntungkan nasabah kaya. Karena dengan begitu, perseroan mengharapkan pula nasabah private bisa meningkat tiga kali lipat selama tiga tahun ke depan.

Pelayanan Menjelang Lebaran

Menghadapi libur lebaran 2012, perbankan umumnya masih memberikan layanan kepada para nasabahnya. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyatakan untuk tetap beroperasi sekaligus memberikan layanan mudik bagi nasabahnya.

"Pelayanan Bank BRI tetap optimal, kendati libur panjang," ujar Sekretaris Perusahaan BRI, Muhammad Ali,” tuturnya.

Ali pun membeberkan ada delapan jenis layanan perbankan yang tetap beroperasi yakni pertama layanan Pertamina.

"Pada tanggal 18, 20, dan 22 Agustus 2012, di 219 UKO (Unit Kerja Operasional) BRI Selindo (seluruh Indonesia), dengan jenis layanan penerimaan pembayaran pembelian BBM dan non BBM dari SPBU/ pihak tenant Pertamina, serta layanan operasional terbatas," papar Ali.

Kedua, layanan ASDP (Angkutan Sungai, Danau, dan Pulau), pada tanggal 18 hingga 22 Agustus 2012, di 17 UKO BRI seluruh Indonesia, dengan jenis layanan cash pick up dan penyediaan uang receh.

"Ketiga, layanan weekend banking BRI, pada tanggal 18 Agustus 2012, di 91 UKO BRI di seluruh Tanah Air," tambah Ali.

Selanjutnya yang keempat, BRI juga tetap memberikan layanan SSB Polri, pada tanggal 18, 21, dan 22 Agustus 2012, di lebih dari 400 kantor kas dan payment point, dengan jenis transaksi yang dilayani adalah Penerimaan pembayaran biaya SIM, STNK, dan BPKB.

"Kelima, tidak ketinggalan, kami tetap melayani layanan Imigrasi, dari tanggal 17 hingga 22 Agustus 2012, di 38 UKO BRI yang terdapat di 44 lokasi bandara & pelabuhan, jenis transaksi yang kami layani adalah penerimaan pembayaran VOA (Visa On Arrival). Dan yang tidak kalah pentingnya, keenam ini, yaitu layanan khusus PT. Angkasa Pura I dan II, di 19 UKO BRI di Selindo, dengan jenis layanan yang akan dilakukan adalah layanan cash pick up," paparnya.

Ketujuh BRI membuka layanan di Posko layanan Lebaran, baik dengan E-Buzz maupun di UKO BRI, pada tanggal 12 hingga 18 Agustus 2012, di 29 titik lokasi, dengan Jam layanan selama 24 jam.

"Jenis transaksi yang kami layani adalah semua transaksi yang menggunakan ATM dan EDC, nasabah juga dapat menukarkan uang receh, serta customer loyalty program lainnya, berupa penyediaan minuman ringan, snack, dan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan)," pungkas Ali.

Terakhir, BRI juga akan membuka layanan operasional terbatas, pada tanggal 18, dan 22 Agustus 2012, di 237 UKO BRI dengan jam operasional antara pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

"Dengan jenis transaksi yang dilayani adalah setoran dan penarikan rekening simpanan, pembukaan rekening simpanan, serta penerimaan dan penanganan pengaduan nasabah," sambung Ali.

Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk menyatakan juga tetap beroperasi. Namun khusus untuk layanan weekend banking ditiadakan.

"Menjelang hari lebaran, BCA meniadakan weekend banking pada tanggal; 18-19 Agustus 2012. Untuk melayani kebutuhan transaksi perbankan masyarakat selama liburan lebaran, maka BCA akan buka dengan layanan operasional terbatas pada tanggal 22 Agustus 2012 dengan asumsi libur lebaran adalah tanggal 19-20 Agustus 2012 sesuai kalender," jelas Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaadmadja.

"Layanan yang akan diberikan BCA melalui 114 kantor cabang BCA yang tersebar di Indonesia dengan waktu layanan pukul 8.00 - 13.00," tutup Jahja.

BERITA TERKAIT

Peran Aktif Perbankan Syariah Dalam Edukasi - Tingkatkan Pangsa Pasar

  NERACA   Jakarta - Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Sumatera Selatan Dodi Reza Alex mengatakan perbankan syariah harus aktif mengedukasi…

OJK Dorong Perbankan Kembangkan Layanan Digital - Palembang

      NERACA   Palembang - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong kalangan perbankan aktif berinovasi dalam pengembangan layanan digital…

KERJASAMA LAYANAN PERBANKAN

Senior EVP Commercial Banking Bank Mandiri Riduan (kanan) berbincang dengan Direktur Utama LG Innotek Indonesia Bae Un Gyo (kiri) disaksikan…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

Mengajari Anak Menabung, Berbelanja, dan Berbagi

Oleh: Yulius Ardi Head, Managed Investment Product Standard Chartered Bank   Akhir musim sekolah telah diambang pintu dan anak-anak akan…

Sukuk Bisa Sebagai Alternatif Pembiayaan Daerah

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Suminto mengatakan penerbitan obligasi berbasis syariah atau sukuk bisa…

Keuangan Syariah: - Akan Stagnan Atau Butuh Terobosan

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad meminta inovasi dan terobosan pelaku industri untuk mengembangkan keuangan syariah, karena tanpa…