Dengan Kemitraan, CSR Lebih Tepat Sasaran

NERACA

PAY (Pecinta Anak Yatim) yang dilahirkan oleh BMT Cengkareng sebuah Lembaga Keuangan Mikro Syariah, sebagai perantara antara para Dermawan dengan Anak Yatim & Dhuafa

Bulan suci Ramadan adalah bulan yang penuh rahmat dan berkah, dimana pada bulan ini merupakan waktu yang baik untuk berbagi dengan sesama.

Islam megajarkan kepada umatnya untuk berbagi. Konsep berbagi dalam Islam (zakat, infak dan shadaqah) jika dijalankan secara profesional dan diarahkan pada kegiatan ekonomi produktif, akan berdampak luar biasa.

Karenanya, tidak sedikit perusahaan yang memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai bagian dari program CSRnya guna meringankan beban dan berbagi kebahagiaan dengan kaum yang membutuhkan. Mulai dari memperhatikan kebutuhan hidup kaum dhuafa sampai dengan menyayangi dan menyantuni anak yatim.

Anak yatim memiliki kedudukan yang istimewa di mata Allah. Amat sangat disayangkan sekali sekiranya Ramadhan yang di pahami kemulian dan keutamaannya, berlalu tanpa kebaikan kepada mereka.

Anak-anak yatim, merupakan amanah Allah SWT yang dititipkan kepada manusia, mereka adalah bagian dari potret hidup yang menggambarkan, bahwa sesungguhnya “sangat tidak nyaman” ketika seorang anak tidak memiliki ayah sebagai pelindung, memberinya makan dan pakaian, dan hal kebahagiaan yang lainnya.

Mereka juga bagian dari ujian terhadap keimanan, dimana berbagi dan berkasih sayang merupakan hal yang sangat penting dalam agama. Mereka lah sumber cahaya, yang dapat melunakkan hati yang keras, mengenyahkan sifat kikir terhadap harta, serta menjadi sarana bagi dibukanya pintu-pintu rezeki.

Sangatlah baik, jika Ramadhan kali ini, dipenuhi dengan aktifitas sosial guna menyanyangi mereka dan mengajaknya bergembira di bulan penuh mulia ini. Menyanyangi mereka, mulai dari mengajaknya berbuka puasa bersama, memberikan sedekah dengan menyisihkan harta untuk mereka bersekolah sampai menyiapkan mereka bersuka cita di hari kemenangan (Idul Fitri).

Agar kegiatan sosial bisa menyentuh lapisan terbawah dari strata ekonomi masyarakat, dana CSR dari perusahaan yang sangat besar harus dikelola dengan baik. Memperhatikan kaum dhuafa dan anak yatim adalah tugas semua stakeholder, yaitu pemerintah, perusahaan, lembaga, masyarakat, dan lain sebagainya. Jika ada yang mengordinir, dengan kemitraan kerja, maka hasilnya akan lebih efektif dan luas manfaatnya.

Atas dasar itulah “PAY (Pecinta Anak Yatim)” yang dilahirkan oleh BMT Cengkareng ini ada, sebagai jembatan antara para Dermawan atau perusahaan yang ingin berbagi dengan mereka yang masih ‘tertawan’ oleh keterbatasan yang dimiliki, Anak Yatim & Dhuafa.

PAY merupakan gerakan spontanitas atas realitas diatas, dimotori oleh anak-anak muda (alumni GONTOR, UI, UNJ,UIN Jakarta, SEBI,BSI, Univ Muhammadiyah,dll) yang telah berkecimpungaktif sejak tahun 2006 dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat bawah melalui wadah bernama BMT Cengkareng (sebuah Lembaga Keuangan Mikro Syariah) yang berada di Cengkareng-Jakarta Barat.

Diharapkan melalui “PAY” sebagai bentuk tanggung jawab social ini BMT Cengkareng bisa menyentuh lapisan terbawah dari strata ekonomi masyarakat (Anak Yatim & Dhuafa) agar mereka mampu bangkit menjadi yang terbaik, tentunya semua ini tidak akan terwujud tanpa dukungan dari para Dermawan semua.

BERITA TERKAIT

SiLPA Mencapai Rp600 Miliar Lebih - Piutang Tagihan PAD Depok Naik Rp442,9 M

SiLPA Mencapai Rp600 Miliar Lebih Piutang Tagihan PAD Depok Naik Rp442,9 M NERACA Depok - ‎Kondisi format APBD Kota Depok…

Taspen Kerjasama Sinergis Dengan Telkom - Tingkatkan Layanan Digital

NERACA Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Taspen (Persero) bersinergi mengembangkan dan mengimplementasikan digitalisasi pelayanan pembayaran pensiun…

Menteri Kelautan dan Perikanan - Lawan Mafia Jangan Dengan Cara Normatif

Susi Pudjiastuti  Menteri Kelautan dan Perikanan Lawan Mafia Jangan Dengan Cara Normatif Depok - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti…

BERITA LAINNYA DI CSR

Jangkau Luas Rumah Layak Huni - Lagi, Yayasan Intiland Gandeng Habitat

Melanjutkan kesuksesan dalam menyediakan rumah layak huni kepada masyarakat yang tidak mampu, perusahaan properti PT Intiland Development Tbk, melalui Yayasan…

Ringkan Beban Disabilitas Tuna Rungu - Mensos Serahkan 424 Alat Bantu Dengar di Sulsel

Dalam rangka memudahkan komunikasi bagi penyadang disabilitas yang kurang mampu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan 425 alat bantu dengar…

Menaklukan Soal Matematika - Siswa di Daerah Pun Kini Lebih Percaya Diri

Percaya atau tidak, terkadang sumpah serapah ada kalanya bisa menjadi kenyataan. Hal inilah yang menggambarkan pengalaman Adit, guru privat di…