Meraup Untung dari Bisnis Jasa PRT

Peluang bisnis penyedia jasa Pembantu Rumah Rangga (PRT) tak pernah pupus, terutama saat tradisi mudik pada liburan Lebaran dan Natal.

NERACA

Kebutuhan akan kehadiran seorang pembantu rumah tangga di dalam keluarga Indonesia nampaknya hampir menjadi seperti suatu keharusan. Terlebih lagi bila sepasang suami istri harus pergi bekerja dan tidak ada orang lain yang mengurus rumah mereka selama mereka bekerja.

Di kota-kota besar di Indonesia ini jarang sekali sebuah rumah tanpa kehadiran seorang pembantu rumah tangga didalamnya. Hal ini disebabkan baik jumlah orang yang bersedia untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga cukup besar jumlahnya yang diimbangi oleh jumlah calon majikan yang memerlukan bantuan mereka dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Bila seorang pembantu rumah tangga pulang untuk mudik ke kampung halamannya maka biasanya mereka cenderung untuk tidak kembali ke majikan yang sama dengan berbagai alasannya.

Hal ini menjadikan bisnis penyalur pembantu rumah tangga akan terus berlangsung selama adanya permintaan dan penawaran. Lalu bagaimana memulai bisnis yang konon beromsetkan puluhan hingga ratusan juta rupiah? Inilah ulasanya.

Untuk memulai bisnis yang menawarkan jasa sebagai penyalur pembantu rumah tangga maka proses seleksi calon tenaga pembantu rumah tangga ini yang menempati prioritas paling tinggi.

Dan karena kesinambungan usaha ini tergantung dari mutu para calon pembantu rumah tangga ini, perlu pula kita meminta bantuan orang lain yang dapat bepergian ke daerah asal mayoritas para pembantu rumah tangga ini berasal.

Cara kedua adalah dengan memasang iklan yang menyatakan anda mencari supplier pembantu rumah tangga sehingga anda tidak perlu repot repot bepergian kedaerah. Namun kekurangannya adalah jumlah keuntungan yang anda peroleh juga pasti berkurang untuk membayar jasa para supplier ini.

Hal berikutnya yang diperlukan adalah rumah untuk difungsikan sebagai tempat sementara para calon pembantu rumah tangga ini bermukim. Bila anda juga menerima calon pembantu rumah tangga yang tidak mempunyai pengalaman maka anda juga perlu menyediakan tempat pelatihan sederhana untuk melatih mereka mengenal alat-alat yang mungkin akan mereka temui di rumah calon majikan mereka nanti.

Tertib Administratif

Agar lebih terorganisir dan profesional, serta menilik aspek permodalan dan lingkup usaha, ada baiknya membentuk badan usaha perseorangan, atau firma, atau CV. Jadi bukan mendirikan yayasan.

Bila bisnis dilakukan di Kota DKI Jakarta, yang garus dicermati adalah mematuhi ketentuan hukum yang terkait. Sebut saja, Perda Nomor 11/1988 tentang Ketertiban Umum dalam wilayah DKI Jakarta. Pasal 19 misalnya, tentang pengaturan larangan penyaluran PRT tanpa izin tertulis Gubernur. Agar kepastian dalam usaha semakin jelas, maka kita harus mengurus perizinan setelah membentuk badan usaha.

Permohonan izin dapat diajukan ke kantor Disnakertrans DKI Jakarta dengan melampirkan antara lain fotokopi dari akta pendirian (jika ada), KTP, NPWP pendiri, persetujuan linkungan, pasfoto pendiri, dan menyerahkan pernyataan taat peraturan yang berlaku. Setelah studi kelayakan, dan syarat dinyatakan lengkap ijin penyaluran PRT dabat diterbitkan.

Sedang dalam kontrak dengan PRT, aspek paling esensial adalah soal asal-usul PRT dan pihak (keluarga) yang menjamin PRT. Selain harus cermat diteliti, kita perlu menambahkan syarat keterangan kelakuan baik dari Polisi tempat asal PRT. Kelak data tersebut akan bermanfaat dan dapat memberikan rasa tenang dan nyaman bagi pengguna jasa yang kita berikan.

Bila ingin mengambil PRT diluar yayasan atau agen penyalur pembantu, sebaiknya pilih dari orang-orang dekat saja. Misalnya keluarga jauh di kampung, atau teman dari PRT tetangga. Sehingga kita bisa mencari informasi yang bisa dipertanggungjawabkan.

Sebagai juragan sebaiknya perlakukan PRT sama seperti yang lain, tetap harus dihargai sebagai manusia. Berikan gaji dan reward yang sesuai dengan bakti-nya kepada tuan rumahnya. Namun sebagai tuan rumah, harus tetap tegas dalam bertindak sehingga PRT dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab.

BERITA TERKAIT

IIF Dapat Kucuran Rp1 triliun dari JICA - Untuk Bangun Infrastruktur

    NERACA   Jakarta - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menandatangani perjanjian pinjaman sebesar ¥ 8.000.000.000 atau sekitar Rp…

Peluang Bisnis Ritel Syariah

Oleh : Agus Yuliawan Pemerhati Ekonomi Syariah Bisnis ritel di Indonesia—dalam beberapa tahun  akhir  ini mengalami kelesuan yang luar  biasa,…

Pertamina Pastikan Stok Elpiji Lebih dari Cukup

      NERACA   Jakarta - PT Pertamina (Persero) menyebutkan bahwa stok gas Elpiji tiga kilogram bersubsidi lebih dari…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Sruput Peluang Usaha Bareng Coffee Stall Good Day

Minum kopi menjadi bagian dari gaya hidup. Bisnis kedai kopi pun banyak bermunculan. Tak ketinggalan, PT Santos Jaya Abadi yang…

Membangun Bisnis Untuk Pemula

Membuka bisnis sendiri atau berwirausaha kian digandrungi banyak orang. Bagi seseorang yang fleksibel dan tidak suka terikat, berbisnis memang menjadi…

Kian digemari, Gigit Usaha Camilan Dimsum

Kudapan dimsum sudah populer di lidah masyarakat Indonesia. Teksturnya yang kenyal dan lembut berpadu dengan rasa gurih, membuat makanan khas…