Bank Sulut Raup Laba Rp72,6 Miliar

NERACA

Manado--Perseroan Terbatas (PT) Bank Sulut meraih laba Rp72,6 miliar pada akhir semester pertama tahun 2012, atau meningkat 83,94 % dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. "Akhir semester pertama 2011, laba Bank Sulut hanya Rp39,49 miliar seiring dengan peningkatan pendapatan dibarengi efisiensi pengeluaran. Maka, laba mengalami kenaikan hingga 83,94 % per Juni 2012," kata Direktur Utama PT Bank Sulut, James Salibana, di Manado, Minggu.

Salibana mengatakan bahwa pendapatan bunga pada periode tersebut mencapai Rp612,6 miliar, atau meningkat dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya Rp338,9 miliar. Pendapatan tersebut setelah dikurangi dengan beban bunga yang harus dibayarkan dan biaya operasional maka diperoleh laba setelah dikurangi pajak sebesar Rp72,6 miliar.

Dengan pencapaian pada semester pertama yang sudah mencapai Rp72,6 miliar setelah pajak, atau dengan laba sebelum pajak sebesar Rp99 miliar, optimistis hingga akhir tahun nanti mampu mencapai laba berkisar Rp200 miliar. "Target yang dibebankan pemegang saham, Bank Sulut bisa mencapai laba Rp200 miliar, ini akan kami kejar dengan optimalisasi pendapatan dibarengi efisiensi biaya," ungkapnya

Dengan peningkatan laba sebesar 83,94 % tersebut, return on equity (ROE) atau tingkat pengembalian terhadap modal mengalami kenaikan 31,09 % dibandingkan periode sama tahun lalu hanya sebesar 29,49 %.

Peningkatan pendapatan yang dibarengi naiknya laba, mendorong aset Bank Sulut meningkat menjadi Rp7,14 triliun naik 34,85 % dibandingkan dengan aset semester pertama 2011 sebesar Rp5,29 triliun. Modal disetor pemegang saham PT Bank Sulut sampai akhir semester pertama 2012 tercatat sebesar Rp264,38 miliar. **cahyo

BERITA TERKAIT

Merdeka Copper Raup Dana Rp 1,33 Triliun - Terbitkan Saham Baru

NERACA Jakarta – Eksplorasi tambang emas PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) makin lebih leluasa dan agresif seiring dana segar…

Kinerja IMF dan World Bank Perlu Dievaluasi

      NERACA   Jakarta - Pengamat ekonomi Arimbi Heroepoetri meminta kinerja Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF)…

Darmi Bersaudara Bidik Dana IPO Rp 22 Miliar - Lepas 22,57% Saham Ke Publik

NERACA Jakarta - Perusahaan perdagangan kayu, PT Darmi Bersaudara akan melepas 22,57% sahamnya dalam penawaran umum perdana atau Initial Public…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Mandiri Inhealth Tingkatkan Kualitas Layanan - HUT Ke 10

    NERACA   Bogor - Menyambut Hari jadinya yang ke 10 pada 6 Oktober mendatang PT Asuransi Jiwa Inhealth…

BNI Dukung Perhelatan Asian Para Games 2018

  NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali berpartisipasi sebagai Official Prestige Digital Banking Partner…

Industri Asuransi Jiwa Optimistis Pertumbuhan Unit Link

  NERACA   Denpasar - Perusahaan asuransi jiwa Prudential Indonesia optimistis pertumbuhan produk asuransi jiwa yang menggabungkan investasi atau "unit…