Bank Jateng Tetap Lindungi BPR

NERACA

Semarang--Bank Jateng tetap mempertahankan sebagai "Bank Regional Champion" salah satunya dengan menjadi bank pelindung bagi bank perkreditan rakyat maupun BPR Syariah. "Peraturan Bank Indonesia menyebutkan salah satu syarat menjadi Bank Regional Champion adalah menjadi bank pelindung atau Apex bank," kata Direktur Umum Bank Jateng yang juga Direktur Unit Usaha Syariah Bank Jateng Basuki Sri Hartono di Semarang.

Bank Jateng, lanjut Basuki, juga telah memenuhi sejumlah syarat lainnya, yakni modal 15 %, dana tergantung dari pemerintah daerah maksimal 70 %, dan sisanya 30 % dana masyarakat. "Akan tetapi, Bank Jateng mampu melampaui target. Bahkan, dana Bank Jateng dari pemerintah kurang 40 % dan lebih dari 60 % merupakan dana masyarakat," katanya.

Lebih jauh kata Basuki, Bank Jateng berkepentingan untuk mengembangkan lembaga keuangan syariah dan menargetkan pada tahun 2023 unit usaha syariah Bank Jateng mampu berdiri sendiri. Bank Jateng pada bulan Maret 2012 sudah menjadi Apex BPR dan sekarang menjadi Apex BPR Syariah. Apex BPR Syariah ini merupakan pertama kali terbentuk di Indonesia. "Sebelumnya sudah ada Apex BPR, maka Apex BPRS tinggal memodifikasi aturan yang ada dengan prinsip-prinsip syariah," ujarnya

Menurut Basuki, jika Apex BPR untuk pemanfaatan dana iuran wajib diberlakukan bunga, untuk Apex Syariah tidak berbentuk bunga tetapi menyesuaikan aturan syariah. Secara nasional, hingga saat ini terdapat enam bank umum yang telah menjadi Apex BPR, yakni BPD Sumatera Barat dengan 15 bank perkreditan rakyat (BPR), Bank Andara dengan 117 BPR, BPD Riau dengan 31 BPR (MoU sudah ditandatangani. Namun, belum ada penandatangan PKS individual). Kemudian BPD Jawa Timur dengan 274 BPR, BPD Kalimantan Selatan dengan 23 BPR, dan BPD Jawa Tengah dengan 217 BPR. **cahyo

BERITA TERKAIT

Pasar Apartemen Tetap Tumbuh di Tahun Politik

NERACA Jakarta –Meskipun tahun depan dihantui sentimen politik, para pelaku properti menyakini industri properti masih tetap positif. Apalagi, properti masih…

Bank Dunia Proyeksikan Pertumbuhan 5,3% di 2018

    NERACA   Jakarta - Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2018 sebesar 5,3 persen, lebih tinggi dari…

Soal E-Money, Bank Mandiri Kerjasama dengan 12 Bank

      NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) telah menjalin kesepakatan strategis dalam bidang…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

NPF Bank Syariah Diprediksi Membaik di 2018

  NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF) perbankan syariah dapat lebih baik…

BTN Buka Cabang di Pematang Siantar

      NERACA   Medan - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. berkomitmen untuk menjangkau masyarakat yang ingin memiliki…

CIMB Niaga Andalkan Rekening Ponsel - Remitansi Antar Negara

    NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) mendukung kebijakan Bank Indonesia (BI) dalam Uji…