LPS Klaim Surplus Rp3,13 Triliun - Pada Semester I

NERACA

Jakarta-- Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengaku mencatat surplus sebesar Rp3,13 triliun dan memperoleh premi dari bank peserta penjaminan sebesar Rp6,2 triliun pada semester I-2012. "Hingga saat ini LPS mengelola bank peserta penjaminan sebanyak 1.949 bank yang terdiri dari 120 bank umum dan 1.829 Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Hingga semester I-2012 tercatat setidaknya ada 111.000 rekening simpanan dengan nilai mencapai Rp1.761 triliun," kata Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Mirza Adityaswara di Jakarta.

Menurut Mirza, hingga akhir Juni 2012, aset LPS telah menembus nilai Rp31,02 triliun yang terdiri dari surat berharga negara (SBN) senilai Rp23,54 triliun. "Aset sebesar Rp7,48 triliun merupakan aset non tunai yang di antaranya berupa penyertaan modal sementara pada Bank Mutiara senilai Rp6,7 triliun," ujarnya

Lebih lanjut Mirza menambahkan LPS selama semester I menangani satu Bank Perkreditan Rakyat yang dicabut izin usahanya oleh Bank Indonesia dengan jumlah simpanan sebesar Rp3 miliar. "Pada semester I-2012, LPS telah menangani 46 BPR dan 1 Bank umum yang dicabut izin usahanya sejak LPS didirikan," jelasnya

Sebagai catatan, Pada 22 September 2004, Presiden Republik Indonesia mengesahkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 tentang Lembaga Penjamin Simpanan. Berdasarkan Undang-Undang tersebut, LPS, suatu lembaga independen yang berfungsi menjamin simpanan nasabah penyimpan dan turut aktif dalam memelihara stabilitas sistem perbankan sesuai dengan kewenangannya, dibentuk. **cahyo

BERITA TERKAIT

Humpuss Bidik Pendapatan Tumbuh 15% - Bergantung Pada Proyek Pemerintah

NERACA Jakarta – Masih menjanjikannya bisnis jasa angkutan laut tahun depan, seiring dengan membaiknya harga minyak dunia mendorong PT Humpuss…

MCAS Bukukan Penjualan Rp 1,1 Triliun

PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) sepanjang sebelas bulan pertama tahun ini mengantongi angka penjualan sebesar Rp1,1 triliun atau meningkat…

Penyaluran Dana Desa Capai Rp59,2 Triliun

      NERACA   Bogor - Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Boediarso Teguh Widodo mengatakan realisasi dana desa…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Soal E-Money, Bank Mandiri Kerjasama dengan 12 Bank

      NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) telah menjalin kesepakatan strategis dalam bidang…

Perbankan Diminta Realisasikan Targat Satu Juta Rumah

  NERACA   Jakarta - Sejak digulirkannya program satu juta rumah oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera), target…

ADB Dukung Bisnis Inklusif Di Indonesia

  NERACA   Jakarta - Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) mendukung bisnis inklusif di Indonesia melalui investasi untuk sektor…