Penyaluran Kredit Bank Ekonomi Naik 20%

NERACA

Jakarta – PT Bank Ekonomi Raharja Tbk (Bank Ekonomi), yang merupakan anak usaha HSBC Group asal Inggris, mengalami peningkatan 20% penyaluran kredit di semester I 2012 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Penyaluran kredit kita naik 20% dibanding periode sama tahun lalu. Hingga akhir 2012 kita targetkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 35% dari tahun lalu, jadi naik 15% dari semester pertama ini,” kata Direktur Kredit dan Risiko Operasi Bank Ekonomi, Endy Abdurrahman di Jakarta

Kenaikan penyaluran kredit ini salah satunya dipengaruhi oleh kredit investasi, terutama kredit untuk segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). “Pada semester I ini kredit investasi menyumbang 80% dari total penyaluran kredit. Mayoritas atau 60% - 65% kredit investasi itu untuk segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),” ujar Endy.

Dengan penyaluran kredit yang meningkat, namun angka kredit macet (Non Performing Loan (NPL)) Bank Ekonomi menurun sampai 0,34% di Juni 2012. "Namun sebelumnya, NPL sempat juga menyentuh kisaran angka 0,5% - 0,7%," imbuh Endi.

Kemudian rasio loan to deposit ratio (LDR) perseroan per 30 Juni 2012 adalah sebesar 82%, jauh lebih tinggi dibandingkan ketika baru diakuisisi oleh HSBC yang hanya sebesar 38%. Sehingga rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) perseroan dapat mencapai 70%.

Sedangkan rasio kecukupan modal (CAR) perseroan hingga bulan Juni 2012 sebesar 15%. Namun CAR ini mungkin akan tersedot cukup banyak di semester kedua karena Bank Ekonomi akan melakukan investasi cukup besar. “Untuk tahun ini, kami akan menambah jumlah kantor cabang hingga 10 buah. Yaitu akan membuka cabang di daerah yang potensi berkembangnya besar seperti Jambi, Bekasi, Surabaya, Sragen, Banyuwangi, Bengkulu, Mangga Dua, Purwokerto, dan Pantai Indah Kapuk. Selain itu, kita juga tengah merelokasi 15 kantor cabang, dua di antaranya ada di Surabaya dan Bandung,” pungkasnya. **ria

BERITA TERKAIT

Suku Bunga Acuan Diprediksi Naik Kuartal IV

      NERACA   Jakarta - Chief Economist PT Bank UOB Indonesia Enrico Tanuwidjaja memprediksi suku bunga acuan atau…

Bappenas: Indonesia Belum Siap Ekonomi Digital - AKIBAT JARINGAN INTERNET BELUM MERATA

Jakarta-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof Dr. Bambang Brodjonegoro menilai Indonesia belum siap menghadapi era ekonomi digital. Pasalnya, infrastruktur penopang…

KPPU Minta Paslon Gubernur Tekan Ketimpangan Ekonomi

KPPU Minta Paslon Gubernur Tekan Ketimpangan Ekonomi NERACA Makassar - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meminta kepada semua pasangan calon…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Suku Bunga Acuan Diprediksi Naik Kuartal IV

      NERACA   Jakarta - Chief Economist PT Bank UOB Indonesia Enrico Tanuwidjaja memprediksi suku bunga acuan atau…

AAJI Dorong Asuransi Manfaatkan Aplikasi Digital

      NERACA   Bali - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mendorong anggotanya untuk mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi teknologi digital…

Bank Mandiri Bidik Pertumbuhan KPR 15%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri Persero Tbk membidik pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dapat mencapai 15…