Bapepam-LK Cabut Izin Usaha Lima Manajer Investasi

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) telah mencabut lima izin usaha perusahaan efek yang melakukan kegiatan manajer investasi periode 2 Januari-9 Agustus 2012.

Informasi tersebut disampaikan dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (12/8). Disebutkan, PT Peak Capital dan PT Dinamika Usaha Jaya dicabut ijin oleh Bapepam-LK karena mengembalikan izin usaha sebagai manajer investasi.

Sementara, tiga manajer investasi dicabut izin usahanya karena sanksi administratif akibat pelanggaran terhadap ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Tiga manajer investasi tersebut antara lain PT Mega Nusantara Capital, PT Tiga Pilar Sekuritas dan PT Natpac Asset Management.

Selain itu, Bapepam-LK telah memberikan empat izin kepada manajer investasi selama periode Januari-Agustus 2012 sebagai bagian dari pemisahan kegiatan usaha sebagai manajer investasi antara lain PT Sinarmas Asset Management, PT Indosurya Asset Management, PT Kresna Asset Management, dan PT Transasia Asset Management. Adapun tiga perusahaan yang memperoleh ijin usaha baru sebagai manajer investasi selama 2 Januari-9 Agustus 2012 yaitu PT AMCI Manajemen Investasi Indonesia, PT Archipelago Asset Management, dan PT Eastspring Investments Indonesia.

Saat ini, Bapepam-LK juga sedang memproses lima perusahaan efek yang sedang memisahkan kegiatan usaha sebagai manajer investasi antara lain PT Andalan Arta Advisindo Sekuritas, PT Philip Securities Indonesia, PT Semesta Indovest, PT Investindo Nusantara Securities, dan PT Dhanawibawa Arthacemerlang. (bani)

BERITA TERKAIT

Desainer Muda Dipacu Jadi Pelaku Usaha Rintisan Sektor Fesyen - Dunia Usaha

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi dan dukungan kepada Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dalam melaksanakan Modest Fashion…

Lima Kunci Penting Puasa Sehat

Tak terasa puasa sudah berjalan sekitar dua minggu. Rasanya tubuh sudah mulai terbiasa, tetapi orang sebaiknya tetap menjaga agar puasa…

Toyota Akan Gelontorkan Investasi Baru Untuk Mobil Listrik

Toyota melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) siap menggelontorkan untuk pengembangan mobil listrik di dalam negeri, yang ditargetkan pemerintah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Metrodata Bagikan Dividen Rp 10 Persaham

NERACA Jakarta - Berkah mencatatkan pertumbuhan laba bersih 12,1% sepanjang tahun 2017 kemarin, mendorong PT Metrodata Electronic Tbk (MDTL) untuk…

Duta Pertiwi Bidik Laba Bersih Rp 6 Miliar

NERACA Jakarta – Membaiknya harga batu bara, menjadi alasan bagi PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) untuk mematok pertumbuhan bisnis…

Kapitalisasi Pasar di Bursa Tumbuh 0,24%

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan menjelang libur panjang Idul…