OKS Nusadana Gelar Edukasi Pasar Modal di ITB

Melakukan edukasi pasar modal di lingkungan perguruan tinggi masih menjadi potensi pasar guna menciptakan SDM yang handal di pasar modal. Salah satunya yang dilakukan PT OSK Nusadana Asset Management dengan menggelar sosialisasi dan lokakarya investasi pasar modal di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada awal Agustus 2012.

Direktur Utama PT OSK Nusadana Asset Management Rima N Suhaimi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab perseroan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat untuk kemajuan industri pasar modal di Indonesia khususnya industri reksadana, “Acara ini diikuti oleh mahasiswa, akademisi dan kalangan umum dan didesain untuk memberikan informasi dan pengetahuan praktis dalam mengelola dan mengoptimalkan portofolio keuangan pribadi atau perusahaan,”katanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Peserta lokakarya diajak memahami pentingnya berinvestasi dan perencanaan keuangan, mengupas tuntas "Employee Stock Program (ESOP)" serta memahami investasi lewat reksadana dan profil risiko.

Sementara kata Ketua Kelompok Keahlian (KK) Matematika Industri dan Keuangan FMIPA, ITB Sri Redjeki Pudja Prasetya, lokakarya ini merupakan bagian dari serial lokakarya tentang 'financial engineering' yang diselenggarakan oleh Kelompok Keahlian (KK) Matematika Industri dan Keuangan FMIPA ITB bekerjasama dengan industri lainnya.

Menurut Sri Redjeki untuk 2012, KK Matematika Industri dan Keuangan, FMIPA, ITB bekerja sama dengan "Research Consortium Financial Mathematics, Optimization and Simulation (FinanNOS) ITB" dan PT OSK Nusada Asset Management.

Perusahaan juga mengenalkan produk investasinya yaitu Reksadana Indeks OSK Nusadana LQ45 Tracker, yang portofolionya didesain mereplikasi portofolio indeks LQ45 yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia untuk memberikan hasil investasi yang setara dengan kinerja indeks LQ45.

Perusahaan juga berencana menggandeng universitas lainnya di Indonesia untuk memberikan edukasi investasi dalam rangka pengembangan industri pasar modal dan reksadana di Indonesia. (bani)

BERITA TERKAIT

Pentingnya Literasi dan Edukasi Keuangan untuk Mahasiswa

Pentingnya Literasi dan Edukasi Keuangan untuk Mahasiswa NERACA Jakarta - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM Finance” atau “Perseroan”), hari…

Mahaka Media Klaim Sentimen Positif Pasar - Harga Saham Melesat Tajam

NERACA Jakarta – Keluar masuknya saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) dari suspensi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuat kekhawatiran…

Jamkrindo Syariah Kuasai Pasar Penjaminan Syariah

      NERACA   Jakarta – PT Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Syariah mencatatkan kinerja yang cukup mentereng.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…