Jamsostek Siap Bangun RS Pekerja

NERACA

Jakarta-- PT Jamsostek akan membangun rumah sakit khusus pekerja pada 2013. Alasannya, pembangunan rumah sakit itu merupakan bagian dari rencana BUMN itu sebelum bertransformasi menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. “Usulan pembangunan RS Pekerja itu sempat dilontarkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat meresmikan Rumah Sususan Sewa Sejahtera di Batam,” kata Dirut PT Jamsostek, Elvyn Masassya di Jakarta

Menurut Ide pembangunan RS Pekerja juga sempat terlontar saat Jacob Nuwa Wea menjadi Menakertrans di era Presiden Megawati Soekarnoputri. Namun Elvyn tidak merinci rencana pembangunan rumah sakit pekerja tersebut. Pada bagian lain dia menjelaskan bahwa secara garis besar dia ingin membentuk PT Jamsostek sebagai lembaga berlayanan "excelent" dengan sumber daya manusia "excelent" pula.

Karena itu, dia akan mempersiapkan sumber daya yang ada melalui program pelatihan dan pendidikan lanjutan bagi pegawai. Hal itu diperlukan karena tugas utama direksi baru tersebut, mengawal proses transformasi dari BUMN menjadi BPJS yang merupakan lembaga publik. "Kami juga akan membantu dan mendukung proses penyusunan peraturan pelaksana UU BPJS, seperti peraturan pemerintah dan petunjuk teknis lainnya," kata Elvyn.

Untuk mendukung proses transformasi tersebut, BUMN itu akan membuka outlet pelayanan di 440 kabupaten kota untuk memperbesar dan mempermudah akses pekerja pada program jaminan sosial.

Pada 1 Juli 2015, PT Jamsostek akan berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan yang melaksanakan program Jamina Hari Tua, Jaminan Pesniun, Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja. **cahyo

BERITA TERKAIT

Elektronisasi Ancam Pekerja Tol dan Perbankan

Oleh: Adi Lazuardi Parman, sebut saja begitu namanya, tampak asyik menawarkan kartu elektronik dari sebuah bank plat merah di depan…

Dian Swastika Bangun PLTU di Kalteng - Tingkatkan Rasio Elektrifikasi

NERACA Gunung Mas, Kalteng - PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) di bawah naungan grup Sinarmas membangun pembangkit listrik tenaga…

Bangun Infrastruktur SID Butuh Rp650 miliar

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyatakan biaya untuk investasi pembangunan infrastruktur Sistem Informasi Debitur atau…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Tahan Suku Bunga Acuan

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) telah usai melakukan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18-19 Oktober 2017.…

Sinarmas MSIG Life Luncurkan 4 Produk Bancassurance - Gandeng Bank BJB

      NERACA   Jakarta - PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG (Sinarmas MSIG Life) dan Bank BJB, berkolaborasi meluncurkan…

BTN Masuk Jajaran Perusahaan Terbaik Indonesia

      NERACA   Jakarta - Setelah berhasil meraih beragam penghargaan atas kinerjanya, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.…