Jasa Raharja Siapkan Asuransi Mudik

PT Jasa Raharja (Persero) menjamin asuransi kecelakaan yang terjadi selama arus mudik dan arus balik berlangsung tahun 2012 ini. Jumlah asuransi yang disiapkan yakni Rp 25 juta bagi korban tewas dan Rp 10 juta untuk korban luka, “Sudah disiapkan untuk asuransi para pemudik. Kalau kecelakaan, untuk korban tewas Rp 25 juta dan korban luka-luka Rp 10 juta," kata Dirut PT Jasa Raharja (Persero) Diding S Anwar di Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurutnya, pemberian asuransi sesuai dengan UU No. 33 dan 34 tahun 1964 tentang Dana Pertanggunggan Wajib Kecelakaan Penumpang. Pada arus mudik kali ini, pihak Jasa Raharja juga menggelar mudik gratis bagi pengguna sepeda motor.

Kata Diding, ada 240 armada bus dengan tujuan 38 kota di pulau Jawa dan sekitarnya. Nantinya, mudik gratis ini akan dilepas tanggal 13 di Parkir Timur Senayan. Selain itu, penyediaan tenaga medis dan obat-obatan juga disediakan Jasa Marga di pos pelayanan yang didirikan di sepanjang jalur mudik. Ada 150 dokter dan 500 barang medis yang disediakan gratis bagi para pemudik. "Sebanyak 856 petugas Jasa Raharja juga disiagakan di kantor pelayanan," ujarnya.

Kemudian untuk meminimalisir tingginya angka kecelakaan lalu lintas selama mudik, Jasa Raharja untuk kelima kalinya menyelenggarakan mudik gratis bagi masyarakat yang akan merayakan lebaran di kampung halaman. “Ini sekaligus untuk mengurangi pemudik yang biasa menggunakan sepeda motor sebagai sarana angkutan mudik,” ujar Diding.

Pada tahap pertama angkutan mudik gratis Jasa Raharja akan diberangkatkan pada 13 Agustus 2012 di Parkir Timur Senayan sebanyak 210 armada bus dengan 26 kota tujuan a.l. Ciamis, Cilacap, Cirebon, Gresik, Kebumen, Purwokerto, Semarang, Solo, Malang, Tasikmalaya dan Surabaya.

Tahap kedua pada 15 Agustus 2012 sebanyak 30 armada bus tujuan Bojonegoro, Banyuwangi, Trenggalek, Jember, Yogyakarta, Madiun, Ponorogo, Kediri dan Blitar,”Tujuan penyelenggaraan mudik gratis ini untuk mengurangi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas akibat penggunaan sepeda motor,” ujar Diding.

Pada bagian lain, Diding mengatakan jumlah santunan yang dibayarkan kepada korban kecelakaan lalu lintas sejak Januari hingga Juni 2012 mencapai Rp 674,8 miliar dengan rincian Rp 428,3 miliar untuk yang meninggal dunia, Rp 233,4 miliar untuk yang luka-luka dan bagi yang cacat mencapai Rp 12,4 miliar. (fba)

BERITA TERKAIT

Perlunya Daftar Hitam Asuransi Cegah “Fraud” - INISIATIF PELAKU INDUSTRI ASURANSI NASIONAL

Jakarta-Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) berencana menerbitkan daftar hitam nasabah untuk mengurangi kecurangan (fraud) dalam praktik usaha perasuransian. Ini mirip…

Jasa Marga Tegaskan Tak PHK Petugas Operasional - Elektrifikasi Gerbang Tol

  NERACA Jakarta - PT Jasa Marga Tbk menegaskan tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 1.300 petugas…

Commonwealth Siapkan Akses Permodalan Praktis - Berdayakan Ekonomi Perempuan

Masih dalam rangka meningkatkan literasi serta memberikan kemudahan akses jasa keuangan kepada 40 ribu perempuan pengusaha Indonesia, PT Bank Commonwealth…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan BTEL Susut Jadi Rp 1,51 Miliar

Bisnis telekomunikasi milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) terus menyusut. Tengok saja, hingga periode 30 Juni 2017 meraih pendapatan sebesar…

Saham IPO ZINC Oversubscribed 500 Kali

Kantungi dana segar hasil peawaran umum saham perdan atau initial public offering (IPO), PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menyiapkan…

Hotel dan Residensial Beri Kontribusi - Penjualan PP Properti Proyeksikan Tumbuh 60%

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal dua bulan lagi, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus bergerilya untuk memenuhi…