Kecewa Penagihan Kartu Kredit BCA

Saya pemilik kartu kredit BCA No.1888-6012-8703-XXXX. Pada awal Maret saya dihubungi oleh pihak penagihan kartu kredit, soal keterlambatan pembayaran yang sudah 3 bulan. Lalu saya bilang, saat itu saya sedang tidak bekerja dan belum mendapatkan pekerjaan lagi. Tapi saya akan usahakan bayar akhir Maret.

Lalu orang yang ditelepon itu mengatakan "OK, kami tunggu pembayaran nya bulan ini. Tapi untuk lebih baik lagi ibu datang langsung ke BCA di Chase Plaza untuk bertemu langsung dengan bagian penagihannya."

Seminggu kemudian saya datang ke BCA di Chase Plaza di lantai 3, tapi dari lantai 3 itu saya diminta bertemu dengan Pak Zul di lantai 8. Setelah di lantai 8, saya di handle oleh orang lain. Saya jelaskan ingin bertemu dengan Pak Zul untuk masalah tunggakan kartu kredit.

Tapi beliau bersikeras ingin meng-handle masalah saya dengan alasan Pak Zul sedang tidak ada di tempat. Saya bingung sebelumnya sudah ke lantai 3, lalu dari sana saya disuruh bertemu dengan Pak Zul di lantai 8. Tapi kenapa sekarang orangnya tidak di tempat?

Akhirnya saya bicarakan dengan Pak Agus. Saya minta tunggakan kartu saya tersebut dijadikan cicilan. Tapi Pak Zul bilang tagihan kurang dari Rp10 juta tidak bisa dijadikan cicilan. Ya sudah, saya bilang kalau baru bisa bayar akhir bulan Maret.

Seminggu setelah itu, Pak Zul kembali menghubungi saya melalui telepon. Saya menjelaskan baru bisa membayar akhir bulan. Tapi Pak Zul justru memarahi saya dan meminta saya membayar sebelum akhir bulan minimal Rp.500.000, atau akan ada debt collector yang mendatangi saya.

Dengan segala usaha, akhirnya saya membayar ke BCA Rp.500.000 pada 31 Maret 2011. Pada Jumat ini, 8 April 2011 pagi, saya kembali hubungi BCA Card Center untuk menanyakan status pembayaran saya minggu lalu.

Alangkah kagetnya saya, ternyata kartu kredit saya sudah dialihkan ke pihak agent/debt collector. Saya marah dan kecewa sekali karena ternyata pihak penagihan BCA Card tidak pernah konsisten dalam penyampaian informasi dan menanggapi masalah nasabahnya.

Kenapa masalah tunggakan kartu kredit yang masih di bawah Rp.10 juta tidak bisa dijadikan cicilan? Sedangkan pihak bank lain bisa. Apakah dengan cara ini BCA ingin mempersulit niat baik nasabah yang ingin melunasi pembayaran kartu kreditnya?

Yusnita, Jakarta

Email: nieta08@yahoo.com

BERITA TERKAIT

BTN Kucurkan Kredit KPR Untuk PNS Lebak - Dukung Pengembangan Maja

NERACA Jakarta – Geliat pembangunan properti di kawasan Maja yang terus tumbuh pesat, hal tersebut tentunya menjadi potensi dan peluang…

Bank Belum Penuhi Rasio Kredit UMKM

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat sekitar 20 persen dari total bank umum domestik belum…

BNI Beri Tambahan Kredit Jalan Tol Manado-Bitung

  NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk turut membiayai Proyek Jalan Tol Ruas Manado-Bitung, Sulawesi Utara,…

BERITA LAINNYA DI OPINI

Persatuan Bangsa Melalui Asian Games 2018

  Oleh : Prasetyo Agung, Peneliti di Lembaga Studi Informasi strategis Indonesia (LSISI) Asian Games 2018 tidak hanya ajang olahraga…

Politisasi Isu SDA dan Lingkungan Hidup dalam Kontestasi Politik

  Oleh : Bayu K, Pemerhati Lingkungan Hidup               Dugaan korupsi pengadaan lahan Bandara Bobong tahun anggaran 2009 yang…

Tak Ikut Danai Akuisisi Saham Freeport, Kemana Peran Bank BUMN?

Oleh: Rezkiana Nisaputra Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) sudah memastikan, bahwa empat bank pelat merah tidak akan ikut membiayai proses…