Isu SARA Ancam Perekonomian Nasional

NERACA

Jakarta—Maraknya isu SARA (suku, agama, ras dan antar golongan) menjelang Pemilukada DKI Jakarta, pada 20 September 2012 bisa mengancam perekonomian dan investasi di Indonesia. “Posisi DKI Jakarta sangat strategis secara nasional, baik dari sisi social dan ekonomi. Karena Jakarta adalah miniatur Indonesia. Situasi yang tak kondusif bisa menggangu stabilitas dan perekonomian negara,” kata anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Ali Masykur Musa usai menemui Ketua MPR, Taufik Kiemas di Jakarta,9/8

Menurut Ketua umum Ikatan Sarjana NU ini, isu SARA menjadikan Indonesia mundur dalam berdemokrasi. Karena itu, bukan hanya mengancam perekonomian negara saja. Tapi juga menganca keutuhan NKRI.

Yang pasti lanjut Ali Masykur, Pemilukada itu harus diciptakan suasana damai tanpa muatan konflik SARA dan menjadikan perbedaan itu sebagai kekuatan untuk mendorong terlaksananya empat pilar bangsa. Yaitu mengamalkan prinsip-prinsip Pancasila, UUD NRI 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan menjaga NKRI. “Jadi, semua harus komitmen menjaga dan melaksanakan 4 pilar bangsa itu, karena demokrasi itu harus berlangsung damai, dan masyarakat tidak cemas menghadapi Pemilukada DKI putaran II September nanti,” tambah Ali Masykur.

Untuk menciptakan kondisi politik yang damai tersebut, ABCD akan melakukan roead show-safari ramadhan antara lain dengan silaturahmi dan buka puasa bersama yang akan dihadiri kedua kandidat cagub-cawagub DKI Jakarta. “Kami ini bergerak berdasarkan hati nurani masyarakat atau civil society agar masyarakat tidak cemas menghadapi Pemilukada,” ujarnya.

Yang jelas, kata Ali Masykur, untuk mencari solusi dan mengantisipasi segala kemungkinan buruk yang bisa saja muncul akibat Pilkada. “Intinya kami ingin Pilkada damai. Sebab, apa arti sebuah kemenangan jika menyisakan potensi konflik antar pendukung kedua pasangan,” terang Ali Masykur Musa. **cahyo

BERITA TERKAIT

Produksi Nasional Disebut Tembus 60 Juta Unit - Impor Ponsel Turun Drastis

NERACA Jakarta – Industri telepon seluler (ponsel) di dalam negeri mengalami pertumbuhan jumlah produksi yang cukup pesat selama lima tahun…

Ekonomi Digital Wujudkan Kemandirian Perekonomian Nasional

Oleh: Muhammad Razi Rahman Tahukah Anda istilah "Third Wave Economy" (Ekonomi Gelombang Ketiga)? Menurut futurolog AS, Alvin Toffler, dalam "Third…

Indonesia Belum Miliki Cadangan BBM Nasional

      NERACA   Jakarta - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengusulkan harus adanya pengadaan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

BI : Siklus Krisis Ekonomi 10 Tahunan Tak Relevan

      NERACA   Jakarta - Pernyataan bahwa siklus krisis ekonomi di Indonesia akan terjadi setiap 10 tahun sekali…

Jepang Tertarik Bangun MRT Di Jakarta

      NERACA   Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke Tokyo, Jepang…

Empat Provinsi Siaga Karhutla

      NERACA   Jakarta - Sebanyak empat provinsi, yaitu Sumatra Selatan (Sumsel), Riau, Kalimantan Barat (Kalbar), dan Kalimantan…