Semester I, Pelanggan MNC Sky Vision Capai 1,41 Juta

Sepanjang paruh pertama tahun ini, PT MNC Sky Vision Tbk, perusahaan operator televisi berlangganan Indovision mencatatkan jumlah pelanggan sebanyak 1,41 juta pelanggan. Dimana jumlah ini diklaimnya melebih target tengah tahun yang ditetapkan sebelumnya.

Direktur Utama MSKY, Rudy Tanoesoedibjo mengatakan, angka ini meningkat sebanyak 248,5 ribu pelanggan dari jumlah pelanggan di akhir 2011 yang tercatat sebanyak 1,16 juta pelanggan, “Pencapaian ini di atas dari target yang telah ditetapkan sebesar 1,35 juta pelanggan pada akhir semester I 2012," katanya di Jakarta, kemarin.

Maka untuk mendukung penambahan pelanggan tersebut, MSKY secara serentak meresmikan 23 kantor cabang baru di berbagai wilayah di Indonesia. Dengan tambahan cabang-cabang baru tersebut, total jumlah kantor cabang perseroan akan menjadi 84 kantor.

Rudy mengatakan, pembukaan kantor-kantor cabang baru ini merupakan realisasi dari rangkaian rencana MSKY setelah melakukan penawaran umum perdana saham (IPO). Penambahan cabang itu diyakini dapat memperluas jangkauan layanan yang diberikan perseroan.

Menurutnya, dengan penambahan kantor cabang baru perseroan dapat memberikan layanan yang lebih baik dan lebih cepat kepada pelanggan. Selain itu, PT Global Mediacom Tbk (BMTR) menggandeng PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) meluncurkan channel home shopping MNC Shop di Indovision.

Kata Corporate Secretary Global Mediacom Arya Sinulingga mengatakan, perseroan tertarik masuk pada bisnis belanja di rumah karena masih besarnya potensi pasar pada industri ini. Apalagi, setiap tahunnya nilai belanja masyarakat terhadap kebutuhan barang konsumer cenderung meningkat. “Tentu nantinya tidak akan terbatas pada satu jenis barangsaja,”ungkapnya.

Program home shopping berada di MNC Shop, channel 88. Dimana sambutan masyarakat terhadap MNC Shop cukup besar. Ini terlihat dari cukup besarnya telepon dari masyarakat dan nilai transaksi yang terjadi.

Barang barang yang dijual melalui saluran home shopping sebagian besar merupakan alat-alat rumah tangga. Karena di tayangkan di televisi, maka pemilik tidak perlu menyewa toko dan gambaran produk yang ditawarkan juga menjadi detil. (bani)

BERITA TERKAIT

Sky House BSD Grand Launching Akhir Tahun - Menjadi Rumah Pintar Terkemuka

NERACA Jakarta – Menawarkan berbagai keunggulan fasilitas dengan teknologi canggih, proyek properti Sky House BSD+, mendapatkan respon cukup positif dari…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…

Proyeksi Kebutuhan Gula Industri 3,6 Juta Ton di 2018

NERACA Jakarta - Direktur Jenderal Agro Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto memperkirakan konsumsi gula mentah untuk kebutuhan industri mencapai 3,6 juta…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…