BRI Syariah Komit Bantu Ekonomi Kecil

NERACA

Jakarta--Bank BRISyariah komit mendorong ekonomi kelas menengah bawah dengan berbagai layanan sesuai kebutuhan nasabah. "Kami ingin selalu mengangkat ekonomi orang-orang bawah dengan mendukung usaha mereka agar dapat berkembang," kata Direktur Utama PT. Bank BRISyariah Moch. Hadi Santoso, di Jakarta, Kamis,9/8.

Hadi menjelaskan, pihaknya telah bekerja sama untuk menyalurkan kredit kecil dengan koperasi dan BMT yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan cara itu memudahkan UKM mengelola dana mereka baik dalam bentuk simpanan atau pinjaman.

Saat ditanya mengenai peran Bank BRI konvensional (non syariah), Hadi menjawab BRISyariah dalam beberapa hal masih mengandalkan induk perusahaannya itu. Sebagai contoh adalah adanya Kantor Layanan Syariah (KLS) yang sengaja ditempatkan di Bank BRI Konvensional. KLS itu berupa konter yang dibuat dengan menumpang di Bank BRI.

KLS merupakan strategi efisiensi BRISyariah untuk menghemat biaya pembangunan kantor cabang yang dinilai lebih banyak mengeluarkan dana. BRISyariah sendiri telah mengubah target penambahan cabang dari rencana awal membuka 150 kantor menjadi 70 kantor baru pada tahun ini.

BRISyariah merupakan bank yang dibentuk oleh BRI setelah mengakuisisi Bank Jasa Arta pada 19 Desember 2007. Baru pada 17 November 2008 resmi beroperasi menggunakan prinsip perbankan syariah. Setelah perkembangan Bank dinilai semakin mapan, baru pada 19 Desember 2008 BRISyariah resmi berpisah manajemen dengan BRI konsvensional.

Sampai Juli 2012 laba Bank BRISyariah menjadi Rp80 miliar meningkat Rp15 miliar dari tahun sebelumnya. Sedangkan pembiayaan mencapai Rp9,824 triliun dan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp9,226 triliun. **rin

BERITA TERKAIT

UMKM Diharapkan Punya Kreativitas E-commerce - Usaha Kecil

NERACA Jakarta – Ketua Umum Indonesia E-Commerce Association (Idea) Aulia E Marinto mengatakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) harus…

Bappenas: Indonesia Belum Siap Ekonomi Digital - AKIBAT JARINGAN INTERNET BELUM MERATA

Jakarta-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof Dr. Bambang Brodjonegoro menilai Indonesia belum siap menghadapi era ekonomi digital. Pasalnya, infrastruktur penopang…

KPPU Minta Paslon Gubernur Tekan Ketimpangan Ekonomi

KPPU Minta Paslon Gubernur Tekan Ketimpangan Ekonomi NERACA Makassar - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meminta kepada semua pasangan calon…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Suku Bunga Acuan Diprediksi Naik Kuartal IV

      NERACA   Jakarta - Chief Economist PT Bank UOB Indonesia Enrico Tanuwidjaja memprediksi suku bunga acuan atau…

AAJI Dorong Asuransi Manfaatkan Aplikasi Digital

      NERACA   Bali - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mendorong anggotanya untuk mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi teknologi digital…

Bank Mandiri Bidik Pertumbuhan KPR 15%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri Persero Tbk membidik pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dapat mencapai 15…