BI Rate Ditahan 5,75 %

NERACA

Jakarta--Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 5,75 %. Tingkat suku bunga tersebut dipandang masih konsisten dengan tekanan inflasi yang rendah dan terkendali sesuai dengan sasaran inflasi 2012 dan 2013 yakni 3,5 - 5,5 %.

Sedangkan nilai tukar Rupiah pada Juli 2012 masih mengalami tekanan depresiasi. Rupiah secara point-to-point melemah sebesar 0,56 % (mtm) ke level Rp9.445 per dolar AS atau secara rata-rata melemah 0,29 % (mtm) menjadi Rp9.433 per dolar AS.

Tekanan terhadap nilai tukar Rupiah dipengaruhi oleh tingginya ketidakpastian global terkait krisis Eropa dan pemulihan ekonomi AS yang masih rentan, serta perlambatan ekonomi China. Di sisi lain, ekspor yang melambat turut menimbulkan tekanan terhadap nilai tukar Rupiah.

Untuk itu, Bank Indonesia senantiasa mencermati keseimbangan di pasar valuta asing untuk mengarahkan pergerakan nilai tukar Rupiah sejalan dengan fundamentalnya.

Sedangkan tekanan inflasi masih terkendali meski sedikit naik didorong oleh faktor musiman (Ramadhan) dan gejolak harga pangan. Inflasi IHK pada bulan Juli 2012 tercatat 0,70 % (mtm) sehingga secara tahunan tercatat sebesar 4,56 % (yoy).

Kenaikan harga sejumlah komoditas bahan pangan telah dimulai beberapa minggu sebelum Ramadhan seiring dengan permintaan yang meningkat dan kenaikan biaya produksi serta terbatasnya pasokan baik dari dalam negeri maupun impor.Faktor musiman dan gejolak harga bahan pangan, baik domestik maupun global, telah mendorong peningkatan inflasi inti di bulan Juli 2012, namun masih pada level yang relatif rendah yaitu 4,28 %.

Sementara itu, inflasi administered prices tercatat minimal seiring dengan tidak adanya kebijakan Pemerintah di bidang harga barang dan jasa yang bersifat strategis. Ke depan, meski terdapat risiko tekanan inflasi yang berasal dari gejolak harga pangan, inflasi di 2012 dan 2013 diperkirakan masih akan berada pada kisaran sasaran 3,5 - 5,5 %. ria

BERITA TERKAIT

DPR: KPK Harus Jelaskan Tersangka Tidak Ditahan

DPR: KPK Harus Jelaskan Tersangka Tidak Ditahan NERACA Jakarta - Wakil Ketua Komisi 3 DPR RI Desmond J Mahesa menegaskan…

OJK Bilang Pacu Reaksi Aksi Ambil Untung - Sentimen The Fed Rate

NERACA Jakarta – Kekhawatiran pelaku pasar terkait kenaikan suku bunga The Fed membawa aksi ambil untuk investor, sehingga membawa indeks…

Angin Segar Bagi IHSG Lanjutkan Penguatan - Kepastian The Fed Rate

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan Kamis (22/3) sore, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 58,75…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI akan Naikkan Bunga di Akhir Juni

  NERACA   Jakarta – Bank sentral atau Bank Indonesia (BI) telah mewanti-wanti untuk menaikkan suku bunganya dalam rangka mengantisipasi…

Kebijakan DP Rumah akan Dilonggarkan

      NERACA   Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan pada Juni 2018 ini, pihaknya kemungkinan mengeluarkan…

BNI Dukung Pembangunan Tol Gempol-Pasuruan

      NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk turut mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yakni dalam…