Klaim Asuransi Telkom 3 Sedang Dihitung

NERACA

Jakarta—Hilangnya satelit Telkom 3 membuat Asuransi Jasindo menanggung beban. Namun demikian klaim tersebut tergantung dari Tim independen. Nilai pertanggungan maksimum untuk satelit itu mencapai US$ 185,3 juta atau sekitar Rp 1,7 triliun. “Klaim maksimum untuk satelit Telkom-3 sangat besar. Tetapi mereka tidak menanggung klaim maksimum. Nantinya ada tim independen bertugas menaksir tanggung jawab asuransi umum pelat merah terbesar ini,” kata Direktur Utama Jasindo, Budi Tjahjono di Jakarta,Rabu (8/8).

Menurut Budi, Jasindo bekerja sama dengan perusahaan reasuransi untuk menanggung klaim tersebut. “Total ada 4 reasuransi lokal dan 33 reasuransi asing digaet. Jadi saat ini kami menunggu pernyataan resmi dari Rusia," tegasnya

Diakui Budi, kemungknan laba akan tertekan. Namun dirinya optimis target laba akan tercapai. Hingga semester satu 2012, premi bruto Jasindo Rp1,8 triliun, tumbuh 13,73%. Klaim bruto Rp 648,72 miliar atau tumbuh 24,11%. Sedangkan laba Jasindo sampai semester satu tahun ini Rp 146,09 miliar, naik 13,4%. Pada 2012 ini, mereka menargetkan perolehan premi sebesar Rp 3,6 triliun, dan laba sebesar Rp 255,1 miliar.

Bahkan Jasindo optimis, target tahun ini tidak akan direvisi karena pembayaran klaim. Alasannya Jasindo sudah berpengalaman dan pernah menanggung klaim sejenis. "Sudah lima kali kami menangani permasalahan seperti sekarang, jadi tidak ada masalah," ucapnya

Seperti diketahui, Satelit Telkom-3 milik Telkom yang diluncurkan dari Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan, pada Senin (6/8) malam dikabarkan tidak akan berada di posisi lintasan orbit. Pasalnya petugas Rusia tidak melihat satelit tersebut berada pada lintasan. **cahyo

BERITA TERKAIT

AAJI Dorong Asuransi Manfaatkan Aplikasi Digital

      NERACA   Bali - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mendorong anggotanya untuk mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi teknologi digital…

Luncurkan G-Pro, Asuransi Generali Gaet BTN

      NERACA   Jakarta - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

Zurich Buka Agen di Yogyakarta dan Jateng - Minat Asuransi Meningkat

NERACA Yogyakarta -Perluas penetrasi pasar asuransi di dalam negeri, perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia Zurich membuka kantor keagenan keduanya…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Suku Bunga Acuan Diprediksi Naik Kuartal IV

      NERACA   Jakarta - Chief Economist PT Bank UOB Indonesia Enrico Tanuwidjaja memprediksi suku bunga acuan atau…

AAJI Dorong Asuransi Manfaatkan Aplikasi Digital

      NERACA   Bali - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mendorong anggotanya untuk mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi teknologi digital…

Bank Mandiri Bidik Pertumbuhan KPR 15%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri Persero Tbk membidik pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dapat mencapai 15…