Kemensos Ambil Alih Pengelolaan KUBE 2013

NERACA

Jakarta—Kementerian Sosial menegaskan anggaran program kelompok usaha bersama (KUBE) yang dilaksanakan 2013 akan dikelola di pusat. Jadi tidak lagi diserahkan ke daerah seperti sebelumnya. "Pola Kube kami ubah, dulu ada penumbuhan di daerah melalui dana dekonsentrasi dan pengembangan dari pusat, pada 2013 alokasi anggaran dipindah ke pusat," kata Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial, Hartono Laras di Jakarta, Rabu.

Hartono menjelaskan, pada 2013 Kube akan dibentuk di pusat dan daerah tinggal mengembangkan dengan bantuan jaringan kerja dari Pemerintah Pusat. Kube adalah kelompok warga atau kelompok binaan sosial untuk melaksanakan kegiatan kesejahteraan sosial dan usaha ekonomi dalam semangat kebersamaan sebagai sarana untuk meningkatkan taraf kesejahteraan sosialnya dalam bentuk dana hibah bergulir.

Perubahan pola pendanaan Kube tersebut menurut Hartono setelah dievaluasi di lapangan terjadi kesulitan memilah antara penumbuhan dan pengembangan Kube. "Ada penumbuhan dan pengembangan di lapangan ini sulit sekali membedakannya sehingga kami mengubah pola pada 2013," jelas dia.

Lebih lanjut Hartono menambahkan, dari hasil evaluasi sementara program Kube, keberhasilannya mencapai 64 % di mana usaha sudah berkembang serta ada peningkatan kemampuan anggota kelompok. Pada 2012 ditargetkan pembentukan Kube sebanyak 12.000 unit, dengan investasi sekitar Rp285 miliar. Sementara pada 2011 anggarannya sekitar Rp265 miliar untuk 11.164 Kube.

Dalam lima tahun terakhir telah diberdayakan 66.293 Kube atau 662.926 KK yang terdiri dari 165.509 KK fakir miskin melalui DIPA pusat dan 498.417 KK melalui DIPA dekonsentrasi. **bari

BERITA TERKAIT

Harga Saham Telkomunikasi "Berguguran" - Aksi Ambil Untung Investor

NERACA Jakarta – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (12/10) di warnai aksi jual investor asing untuk melakukan…

Urgensi Pengelolaan Kinerja PNS Berbasis SKP

Oleh: Lucianasari, Analis Kinerja di Biro Akuntabilitas Kinerja dan Reformasi Birokrasi Sejak Tahun 1979, penilaian kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS)…

Mendudukkan Ide Pengelolaan Zakat oleh Pemerintah

Oleh: Jualianda Rosyadi, KPPN Tanjung, Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu *) Pernyataan Menteri Keuangan, Ibu Sri Mulyani Indrawati, dalam acara 2nd Annual…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Tujuh Pembangkit Diresmikan - Tingkatkan Rasio Elektrifikasi Di NTB dan NTT

NERACA Jakarta - Menteri ESDM Ignasius Jonan meresmikan tujuh proyek pembangkit di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Provinsi Nusa…

Luhut Sebut Ada Kesempatan Tingkatkan Peringkat Investasi

  NERACA Jakarta -  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Panjaitan menyatakan adanya peluang peningkatan peringkat layak investasi (investment grade)…

Mesin Taiwan Mampu Hemat 30%

  NERACA Cikarang - Taiwan mulai fokus untuk memproduksi mesin mesin dengan teknologi tinggi namun dengan harga yang cukup rendah,…