Erajaya Bidik Kontribusi 10% dari Penjualan iBox

NERACA

Jakarta - Seiring dengan akuisisi PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) atas toko iBox, ERAA mengharapkan ada kontribusi dari iBox kepada perseroan sekitar 5%. Selanjutnya diharapkan tahun 2014 bisa meningkat menjadi 10% pada 2014 seiring penambahan gerai yang akan terus dilangsungkan.

"Kami efektif mengakuisisi iBox efektif tanggal 1 Agustus lalu, jadi konsolidasinya terhadap pendapatan tahun ini hanya lima bulan, terhitung dari Agustus," kata Direktur Pengembangan ERAA Jeremy Sim, di Jakarta, Rabu (8/8).

Dia menuturkan sampai akhir 2012 Erajaya menargetkan bisa meraup pendapatan sebesar Rp 12,5 triliun. Jika mengacu pada target tersebut, maka kontribusi iBox pada 2012 bisa mencapai Rp 625 miliar. "Tahun ini kami menargetkan membuka 22 toko iBox. Tahun depan jumlah ini akan ditingkatkan dua kali lipat," ungkap Jeremy.

Asal tahu saja, iBox merupakan merek toko yang khusus menjual produk-produk Apple. Akuisisi iBox dilakukan Erajaya melalui salah satu anak usahanya, yakni PT Data Citra Mandiri (DCM). DCM menyepakati perjanjian bersyarat dengan Grandoff International Limited.

Perjanjian itu mengatur pembelian hak merek iBox dan hak opsi untuk membeli sistem dan bisnis ritel reseller Apple di Indonesia itu dengan harga US$ 16 juta. DCM juga meneken perjanjian bersyarat untuk membeli sistem dan bisnis ritel dari PT Hidup Gaya Digital selaku pemegang hak usaha iBox senilai US$ 2 juta.

Target Akhir Tahun

Seperti telah disebutkan di atas, ERAA menargetkan pendapatan 2012 dapat mencapai Rp12,5 triliun. Sementara untuk laba bersih, perseroan menargetkan bisa mencapai sekitar Rp 430 miliar. Jika melihat dari target perseroan di awal tahun, target tersebut merupakan revisi penjualan dan laba bersih perseroan. Sebelumnya perseroan mengharapkan penjualan sebesar Rp 10,8 triliun dan laba bersih sekitar Rp 350 miliar.

Jeremy optimis mampu mencapai target tersebut, didorong dengan kontribusi kinerja dari penjualan handphone sekitar lebih dari 90%, dan sisanya dari voucher sekitar 8%, dan aksesoris. "Pelan-pelan kami akan meningkatkan kontribusi voucher dan aksesoris. Saat ini kontribusi voucher sekitar 8%, dan diharapkan mencapai 10%. Namun itu tergantung akuisisi bisnis voucher," ujarnya.

Sementara itu, realisasi belanja modal hingga saat ini, kata Jeremy, sudah mencapai Rp 43 miliar hingga kini. Asal tahu saja, tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp 98 miliar.

Belanja modal tersebut digunakan untuk ekpansi toko, jaringan, dan distribusi center. Jeremy menuturkan, belanja modal tersebut akan banyak digunakan untuk pembangunan gudang di Cengkareng pada akhir kuartal ketiga 2012. "Kami mempunyai 2-3 titik warehouse nanti akan digabungkan menjadi satu gudang di Cengkareng. Untuk pembangunan gudang tersebut dapat mencapai lebih dari Rp30 miliar," pungkasnya.

Selain itu, perseroan diperkirakan memiliki 370 toko termasuk iBox pada akhir tahun 2012. Pada semester kedua 2012, perseroan akan membangun empat eraphone megastore di Medan, Jakarta, Surabaya, dan Balikpapan. Sehingga akhir tahun memiliki 8 outlet megastore, dan 22 outlet iBox pada akhir tahun 2012. (didi)

BERITA TERKAIT

ACES Mengandalkan Strategi Promosi - Genjot Target Penjualan

NERACA Jakarta- Di balik agresifnya penambahan gerai baru dalam melakukan penetrasi pasar ritel, PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) yang…

Penjualan PP Properti Proyeksikan Tumbuh 60% - Hotel dan Residensial Beri Kontribusi

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal dua bulan lagi, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus bergerilya untuk memenuhi…

Waskita Beton Bidik Laba Tumbuh 25% di 2018 - Kantungi Banyak Kontrak Baru

NERACA Jakarta –Lambat tapi pasti, performance kinerja keuangan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) cukup memuaskan. Tengok saja dari pencapaian…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Targetkan Transaksi 500 Ribu Lot - Rifan Financindo Berjangka Optimis Tercapai

NERACA Surabaya - Meskipun Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Future Exchange (JFX) memangkas target transaksi 30% lantaran kondisi ekonomi…

Tingkatkan Layanan Digital - Taspen Kerjasama Sinergis Dengan Telkom

NERACA Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Taspen (Persero) bersinergi mengembangkan dan mengimplementasikan digitalisasi pelayanan pembayaran pensiun…

XL Hadirkan Asisten Virtual MAYA

Dinamisnya era digital mengharuskan perusahaan untuk terus melakukan inovasi teknologi agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Tidak sebatas produk, layanan pelanggan…