Dahlan Tunjuk Elvyn Pimpin Jamsostek

NERACA

Jakarta—Kementerian Badan Usaha Milik Negara mengungkapkan Elvyn G Masassya akan menggantikan Hotbonar Sinaga sebagai Direktur Utama PT Jamsostek. "Nama penggantinya Elvyn G Masassya. Besok saya teken SK-nya," kata Menteri BUMN, Dahlan Iskan di Jakarta,7/8

Menurut Dahlan, terpilihnya Elvyn dilatarbelakangi kepiawaiannya mengelola investasi dan memahami rencana terbentuknya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). "Targetnya mempersiapkan yang sudah ada dan banyak yang harus dikerjakan," tuturnya.

Diakui Dahlan, pihaknya melakukan perombakan besar-besaran direksi PT Jamsostek (Persero) dengan menunjuk Elvyn G. Masassya sebagai Direktur Utama menggantikan Hotbonar Sinaga. “Selain masa kerja yang sudah habis, susunan direksi juga akan diisi oleh tenaga-tenaga muda di Jamsostek," ujarnya

Dikatakan Dahlan, pergantian akan dilakukan pada Rabu (8/8). "Surat Keputusan Menteri BUMN terkait pergantian akan saya teken besok," tegasnya

Yang jelas Dahlan menilai, Elvyn yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Investasi Jamsostek, merupakan sosok yang sangat paham soal industri asuransi ketenagakerjaan, sekaligus mampu membawa Jamsostek untuk menyukseskan program pemerintah membentuk Badan Penyelenggara Jamisan Sosial (BPJS).

Sementara itu, Deputi Menteri BUMN Bidang Jasa Parikesit Suprapto mengakui Kementerian BUMN sudah memproses perjanjian jajaran direksi Jamsostek. "Tengah diproses, diharapkan pekan ini sudah ada namanya," tutur Parikesit.

Menyoal calon susunan direksi yang baru berasal dari internal atau eksternal, ia enggan membeberkannya. Jamsostek menargetkan pendapatan usaha tahun ini sebesar Rp12,2 triliun dari berbagai investasi. Sementara itu, dana kelolaan Jamsostek berjumlah Rp125,7 triliun.

Jamsostek juga berencana membentuk Jamsostek Incorporated, namun tidak dapat direalisasikan hanya dengan terbentuknya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), melainkan aturan yang terdapat di lembaga baru tersebut.

Saat ini Jamsostek telah mempersiapkan embrio terbentuknya Jamsostek Incorporated, namun pembentukannya belum dapat direalisasikan, termasuk tidak bisa menyusun anggaran dasar serta penyetoran modal.

Seperti diketahui, Elvyn G Masassya pernah menjabat sebagai Komisaris PT Bank Bali, Direktur PT Bank Permata Tbk, Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Direktur PT Tuban Petrochemical Industries. Pria kelahiran, Medan, 18 Juni 1967 ini merupakan lulusan Sarjana Ekonomi jurusan Manajemen Universitas Jayabaya, Magister Manajemen Keuangan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Di Jamsostek, pria kelahiran Medan ini menjabat sebagai Direktur Investasi pada bergabung ke Jamsostek pada Desember 2008. Ia dilantik oleh Menteri BUMN (waktu itu) Sofyan Djalil.

Berikut susunan direksi Jamsostek saat ini antara lain: Direktur Utama : Hotbonar Sinaga Direktur Umum dan SDM : H D Suyono Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Informasi: Myra Soraya Ratnawati Ansar Direktur Kepesertaan : Ahmad Ansyori Direktur Investasi : Elvyn G Masassya Direktur Pelayanan : Djoko Sungkono Direktur Keuangan : Karsanto. **kam

BERITA TERKAIT

Chandra Asri Tunjuk Toyo Engineering - Bangun Pabrik MTBE dan Butene-1

NERACA Jakarta – PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) melalui entitas anaknya, PT Petrokimia Butadiene Indonesia (PBI) menunjuk Toyo Engineering…

Ketua DPR - Kesuksesan Pimpin Parlemen Tak Lepas dari Organisasi

Bambang Soesatyo Ketua DPR Kesuksesan Pimpin Parlemen Tak Lepas dari Organisasi Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo mengemukakan kesuksesannya dalam…

Toyota, Hyundai, Ford Pimpin Kenaikan Penjualan Mobil di Eropa

Penjualan mobil di Eropa naik 9,6 persen pada April berkat kinerja positif Toyota, Hyundai dan Ford, serta didorong peningkatan jumlah…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Jadi Temuan BPK Bila Pemda Tak Cairkan THR

    NERACA   Jakarta - Kementerian Keuangan mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) yang tidak menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) maupun…

PPATK Keluarkan Surat Edaran Tentang Gratifikasi

      NERACA   Jakarta - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin mengeluarkan Surat…

Produksi Avtur Kilang Cilacap Meningkat

  NERACA   Jakarta - Produksi avtur atau bahan bakar pesawat terbang dari kilang Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa…